10 Golongan Umat Nabi Muhammad saw Tidak Akan Masuk Surga

65
MB86, Karawang
“Ada 10 golongan dari umatku tidak akan masuk surga”
Begitu mula-mula Ibnu Abbas ra meriwayatkan sebuah hadist Baginda Nabi.
“Siapa mereka ya Rasulullah?”
1. Al Qalla,
2. Al Jayyuf,
3. Al Qattaf,
4. Ad Daibub,
5. Ad Dayyuts,
6. Shahibul ‘Athabah,
7. Shahibul Kubah,
8. Al ‘Utul,
9. Az Zanim, dan
10. Al aq liwalidaith.
“Terangkanlah siapa saja mereka itu?”
Beliau menjawab:
AL QALLA, adalah manusia penjilat, mencari muka pada penguasa.
AL JAYYUF, adalah pencuri kain kafan kuburan.
AL QATTAR, adalah para pengadu domba.
AL DAIBUB, adalah mucikari penjual perempuan sebagai pelacur.
AD DAYYUTS, adalah orang yang tidak cemburu melihat istri dan anak gadisnya bergaul dengan laki-laki lain.
SHAHIBUL ATHABAH, adalah para penabuh gendang besar.
SHAHIBUL KUBAH, adalah para penabuh gendang kecil.
AL ‘UTUL, adalah orang sombong yang tidak mau memberi ma’af saudaranya yang meminta ma’af.
AZ ZANIM, adalah para penggunjing orang yang suka duduk-duduk di pinggir jalan.
AL ‘AQ LIWALIDAITH, adalah pendurhaka pada orang tuanya.
Mu’adz ra lantas bertanya:
“Terangkan pada kami apa maksud dari ayat: “Pada hari ketika sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong” (QS. An Naba 78: 18).
“Kau menanyakan perkara besar wahai sahabatku Mu’adz…”
“…kelak umatku akan dikumpulkan terpisah 10 golongan. Mereka menampakkan rupa, sesuai amal perbuatannya di dunia. Ada yang bewujud…”
1. KERA, mereka para pengadu domba manusia.
2. BABI, pemakan barang haram dan mencari rizki dengan cara haram.
3. Ada yang berjalan dengan KAKI DI ATAS dengan MUKA terseret di bawah, merekalah pemakan RIBA.
4. BUTA dan BINGUNG, mereka manusia zhalim dalam memutus hukum.
5. TULI, BISU dan GILA, mereka orang yang bangga dengan amal perbuatannya.
6. Ada yang lidahnya terjulur dan dikunyahnya sendiri hingga darah, nanah, mengalir dari mulutnya, merekalah para ALIM ULAMA yang perbuatannya ber-tolak belakang dengan ucapannya.
7. Ada yang tangan kakinya buntung, mereka orang yang suka menyakiti tetangganya.
8. Ada yang tersalip lempengan besi membara, merekalah orang yang suka melaporkan orang lain pada penguasa atas laporan palsu (kriminalisasi).
9. Ada yang tubuhnya busuk, orang yang tenggelam dengan syahwat mereka.
10. Ada yang berselimut aspal mendidih, merekalah orang sombong nan angkuh. (Red)
Sumber:
HR. Al Qurthubi dalam Nashaihul ‘Ibad Syaikh Nawawi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here