Babinsa Paguyangan Selamatkan Nyawa Warga yang Melahirkan di Semak Belukar

21
Bidik 86, Brebes
Bayi berjenis kelamin laki-laki akibat pergaulan bebas, dilahirkan oleh sepasang remaja yang dikenal dengan anak punk, dilahirkan di semak belukar tanpa pertolongan medis. Lokasi di wilayah Desa Paguyangan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng). Sabtu malam Minggu (09/08/20), dua hari yang lalu.
Kejadian itu diketahui warga Ds. Paguyangan, yang kemudian dilaporkan ke piket Komando Rayon Militer (Koramil) 11 Paguyangan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0713 Brebes. Sersan Dua (Serda) Sugeng Widodo, salah satu Anggota Bintara Pembina Masyarakat (Babinsa) yang sedang bertugas piket jaga, menerima laporan dari warganya dan segera menghampiri ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Dari laporan salah satu warga, saya mendapatkan informasi bahwa ada sepasang anak jalanan atau anak punk sedang berada di semak belukar di perkebunan milik warga, sekitar pukul 18.30 WIB dalam keadaan bersimbah darah, kemudian kami bergegas cepat melakukan koordinasi dengan pihak Polsek dan Puskesmas Paguyangan, meluncur ke TKP,” tutur Serda Sugeng Widodo.
“Setengah jam kemudian tiba di TKP bersama Petugas Puskesmas langsung melakukan pemeriksaan, ternyata ada sepasang remaja sudah melahirkan, untungnya kondisi bayi yang baru lahir dengan keadaan selamat, namun tali pusernya masih belum terputus,” imbuh Sugeng.
Kemudian penanganan dan langkah yang dilakukan oleh Petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) langsung melakukan pemotongan tali puser, setelah terpotong sang wanita bersama bayinya dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Babinsa Serda Sugeng, memeriksa surat-surat yang dibawa oleh remaja tersebut dan mendapatkan keterangan, bahwa yang sepasang kekasih anak punk itu berinisial TCEL, 16 tahun, beramalat di Ds. Cindaga Blumbungan, RT. 04/01, Kec. Rawalo, Kab. Banyumas dan seorang remaja laki-laki bersinisial BBP, 17 tahun, berasal dari Ds. Ujungrusi, RT. 19/02, Kec. Adiwerna, Kab. Tegal, Jateng.
Babinsa Koramil ini mendapat aspirasi kenaikan pangakat, kerena menyalamatkan nyawa seorang warga Solo. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here