Bantuan Sembako KADIN Pukulan Telak bagi Nova

27
MB86, Banda Aceh
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh, bergerak lebih cepat dibanding Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Nova Iriansyah. KADIN telah menyalurkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), sementara Pemerintah Aceh belum terdengar memberikan bantuan kepada masyarakat.
Menurut mantan Aktivis Referendum Aceh 1999, Darnisaf Husnur, tindakan KADUN menyalurkan bantuan Sembako kepada masyarakat, merupakan pukulan telak bagi Nova Iriansyah. Demikian kata Darnisaf Husnur kepada awak media, Kamis, 02 April 2020.
“Seharusnya Pemerintah Aceh terdepan menyalurkan bantuan Sembako, karena masyarakat langsung mengalami dampak sosial dan ekonomi, dengan kebijakan melarang warga beraktivitas seperti biasanya,” kata Darnisaf.
Pria yang kerap disapa Bang Saf itu mengungkapkan, Aceh memiliki anggaran Perjalanan Dinas mencapai ratusan miliar, jika dana sebesar itu dialihkan untuk menanggung beban masyarakat selama masa wabah Corona Virus Desease (Covid-19) atau Virus Corona, diyakini bakal meringankan penderitaan rakyat.
“Karena selama ini, kita hanya disuruh duduk di rumah, beraktivitas mencari makan sehari-hari sudah tidak seperti biasa. Harusnya itu dipikirkan oleh Plt. Gubernur. Tapi malah kalah cepat dengan KADIN, ini sungguh memalukan,” ujarnya.
“Kalau kita melihat pergerakan KADIN, menyalurkan bantuan Sembako dan dipublikasi diberbagai media massa, ini seharusnya ‘menampar’ wajah Pak Nova di depan publik. Karena Plt. Nova yang diharapkan, justru KADIN yang tampil,” sambungnya.
Kepada Pemerintah Aceh, Bang Saf berharap, anggaran Aceh Rp17 triliun harus bisa dimanfa’atkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat Aceh, tidak hanya untuk belanja Pegawai atau Perjalanan Dinas, yang dinilai kurang menguntungkan bagi masyarakat Aceh. Lebih lagi, ditengah berlakunya jam malam bagi warga.
“Plt. Gubernur harus lebih peka terhadap kondisi rakyat Aceh. Jangan kalah sama Pengusaha yang terus bergerak membantu, jangan takut uang habis untuk rakyat, karena uang Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) memang diperuntukkan untuk rakyat, bukan untuk keluarga Pejabat saja,” ucapnya.
Bukan itu saja, Aktivis 99 ini memberikan pilihan kepada Nova Iriansyah.
“Pilih saja, mau jadi Pemimpin Aceh, perhatikan rakyatmu. Kalau sudah tak mampu, lebih bijak mundur saja, itu lebih terhormat,” demikian tutup Bang Saf. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here