Berdirinya KKJB Berawal Perjalanan Panjang Pekerja Sosial, Ini Selengkapnya…

12
Bidik 86, Karawang
Awal berdirinya Komunitas Karawang Jum’at Berbagi (KKJB), terinspirasi dari sebuah perjalanan panjang seorang Pekerja Sosial, yang setiap harinya bekerja di lapangan dan selalu bersentuhan dengan permasalahan permasalahan seputar Kesejahteraan Sosial Masyarakat (KSM), kesehatan dan pendidikan.
“Di sini saya sebagai Pekerja Sosial SPV, PKH Kab. Karawang, melihat banyak sekali kasus-kasus di lapangan tentang masalah sosial di masyarakat. Atas dasar itu, saya sebagai Pekerja Sosial SPV PKH Kab. Karawang, memiliki tanggung jawab moral dan berinisiatif mengajak para sahabat dan teman-teman SDM PKH Kab. Karawang, khususnya para PDP PKH, Kab. Karawang, untuk bergabung melakukan kegiatan sosial yang dikhususkan untuk kegiatan kemanusiaan, dengan tujuan untuk masyarakat yang sedang membutukan bantuan, tidak terbatas entah dari golongan politik maupun agama. Kegiatan ini pure untuk kegiatan kemanusiaan,” papar Ketua KKJB,¬†Maya
Pujiawati, A.Ks, melalui article-nya yang di kirimkan ke Redaksi Bidik 86, Senin, 14 September 2020.
Menurutnya, KKJB tercetus atas dasar asas kemanusiaan disertai niat ikhlas untuk menolong sesama, dikarenakan masih banyak di lingkungan social masyarakat yang masih belum ter-cover bantuan apapun dari Pemerintah, baik itu bantuan social pendidikan, kesehatan dan ataupun bantuan kesejahteraan sosial.
KKJB, imbuh Maya, sudah berdiri sejak tanggal 19 Januari 2020, yang Anggotanya terdiri dari beberapa pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang konsen akan kemanusiaan, sekaligus sebagai Donatur tetap. Struktural untuk kepengurusan di KKJB, terdiri dari:
1. Maya Pujiawati, A.Ks (Ketua);
2. Ade Romli (Wakil Ketua);
3. Supriatin (Sekretaris);
4. Neni Mulyani (Bendahara); dan
5. Teman-teman pdp yang
lainnya sebagai Anggota dan juga Donatur tetap di KKJB.
“Adapun para Donatur tetap, tidak terbatas dari hanya kalangan PDP sosial PKH saja, kita membuka akses untuk siapapun yang ingin bergabung dalam kegiatan sosial KKJB ini dan alhamdulillah, walaupun KKJB baru berdiri 9 bulan tapi sudah ada beberapa Donatur tetap dari luar wilayah Kab. Karawang. Ada juga Donatur dari Sumatera (Lampung) dan insya Allah, kegiatan KKJB ini, akan dilakukan sebulan sekali, tepatnya setiap hari Jum’at, setelah para Donatur yang notabenenya dari PDP PKH telah menerima honor. Biasanya mereka akan menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan KKJB ini,” terang Ketua KKJB.
Ketua KKJB melanjutkan, walaupun KKJB masih seumur jagung, masih baru dan belum dikenal luas oleh masyarakat Kab. Karawang, Jawa Barat (Jabar) serta Donatur tetapnya masih sedikit, namun kegiatan sosial KKJB selama 9 bulan ini, sudah banyak membantu sebagian warga masyarakat yang membutukan. KKJB juga selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan para volunteer kemanusiaan yang lainnya, yang juga konsen dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti dengan Pundi Amal Bakti Umat (PABU) yang konsen untuk kegiatan anak-anak yatim, Relawan Patwal Ambulance Indonesia (RPAI) yang konsen membantu untuk permasalahan kesehatan masyarakat dan juga bekerjasama dengan Charity and Humanity Volunteer (CHV) yang diketuai Hendi (Bandung).
“Semoga kedepannya KKJB semakin banyak Donaturnya. Dan alhamdulillah, kemarin, Minggu (13/09/20), atas kerjasama yang baik dengan RPAI, KKJB sudah bisa memfasilitasi target KKJB, yang memiliki permasalahan kesehatan. Diantaranya target pasien 1 yang bernama Utar (67), warga Dsn. Ciselang, Kec. Tirtamulya, yang menderita kanker kulit, Akim (51), warga Kp. Jebug, Ds. Kalijati, Kec. Jatisari, penderita tumor jinak dan Tarminah (66), warga Ds. Muktijaya, Kec. Cilamaya Kulon, yang juga mengidap penyakit kanker. Mereka semua telah diajukan untuk mendapat bantuan rujukan ke RS, agar terfasilitasi haknya sebagai WNI dan bisa sehat kembali,” pungkas Ketua KKJB,¬†Maya Pujiawati, A.Ks. (Red/Hendi Suhendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here