BLT di Garut Diberikan Secara Simbolis, Mensos: Juli Sampai Desember Nilainya Akan Dikurangi

30
Bidik 86, Garut
Masyarakat di Desa Mekersari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp600 ribu yang disalurkan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Pemberian bantuan secara simbolis diberikan oleh Mensos, Juliari P Batubara, di Kantor Pos Bayongbong.
Kedatangan Mensos pun mengundang banyak kerumunan. Meski setiap orang yang datang menggunakan masker, jaga jarak tak bisa diterapkan. Apalagi banyak masyarakat yang ingin mengabadikan momen tersebut.
Penerima BLT merupakan warga yang terdampak Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). BLT sebesar Rp600 ribu per Keluarga Penerima Manfa’at (KPM) itu, akan jadi yang terakhir.
“Mulai bulan Juli sampai Desember, akan tetap ada penyaluran BLT. Hanya nilainya dikurangi dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu per KPM,” ujar Juliari, Jum’at (19/06/20).
Bantuan stimulus dari Pemerintah Pusat (Pempus), lanjutnya, akan diarahkan ke program lain. Tak hanya untuk perlindungan sosial.
“Anggaran yang ada, akan dipakai seperti pemulihan ekonomi untuk UMKM, insentif perpajakan dan lainnya,” katanya.
Pengurangan besaran BLT disebut Juliari, setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai dilonggarkan. Masyarakat perlahan bisa kembali beraktivitas.
“Kalau sudah mulai aktivitas, bisa kerja dan punya uang lagi. BLT dan bantuan lain hanya untuk tambahan,” katanya.
Diharapkan dengan masuk ke fase New Normal, masyarakat bisa kembali bekerja. Hal itu jadi pertimbangan Pemerintah mengurangi jumlah BLT. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here