BNN Musnahkan BB Narkotika di Bulan Ramadlan

31
MB86, DKI Jakarta
BNN kembali jalankan amanah Undang-Undang (UU), untuk memusnahkan barang bukti (bb) Narkotika. Barang bukti yang dimusnahkan pada pemusnahan ketiga tahun 2020 ini antara lain, 704,67 gr Sabu; 62.283 ml Prekursor cair; dan 6.806 gr Prekursor serbuk. Seluruh bb yang dimusnahkan tersebut berasal dari dua kasus yang berhasil diungkap BNN pada bulan Maret lalu.
Berikut uraian singkat kedua kasus tersebut:
– Kasus pertama;
Pengungkapan kasus Narkotika oleh BNN Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Minggu (08/03/20) kemarin.
Sejumlah bb Narkotika jenis Sabu sebanyak 711,59 gr, diamankan dari tangan tiga tersangka. Ketiganya yakni DS alias Tikus, MF alias Gogon dan MD.
Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi Narkotika di sebuah toko buku di Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).
Tim pemberantasan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DKI, selanjutnya melakukan pemantauan dan melihat adanya transaksi Narkotika yang dilakukan oleh ketiga tersangka, sekitar pukul 15.00 WIB di toko buku tersebut.
Ketiganya kemudian meninggalkan toko buku dangan menaiki sebuah mobil taxi online. Namun, setibanya di Jalan Tanah Abang III, Petojo Selatan, Jakarta Pusat (Jakpus), Tim mengamankan para pelaku dan melakukan penggeledahan.
Dari hasil penggeledahan, Tim menemukan satu buah tas warna biru yang di dalamnya terdapat satu bungkus plastik bening berisi tujuh bungkus plastik bening, yang diduga berupa Sabu. Selanjutnya, para tersangka dan bb dibawa ke Kantor BNNP DKI Jakarta.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
– Kasus kedua;
Penangkapan dua orang tersangka berinisial Z alias Asun dan N alias Alex oleh Tim pemberantaran BNN, Selasa 10 Maret 2020.
Dari ungkap kasus ini, Tim mengamankan bb Narkotika berupa 62.333 ml Prekursor cair dan 6.874,4 gr Prekursor serbuk.
Barang bukti tersebut ditemukan di Perumahan (Perum) Permata Indah 2, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut), dari tangan Z alias Asun.
Setelah menemukan bb di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertama, Tim kembali melakukan penggeledahan disebuah rumah di daerah Teluk Gong Timur, Penjaringan, Jakut dan kembali menemukan Prekursor berupa Efedrin.
Kemudian berdasarkan hasil pengembangan, Tim menangkap pengendali jaringan N alias Alex, yang merupakan Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Kedungpane, Semarang.
Kini para tersangka telah diamankan di Kantor BNN Pusat dan dikenakan Pasal 113 ayat 1 jo Pasal 132 ayat 1 subsidair Pasal 129 huruf a, b dan d, jo Pasal 132 ayat 1 UU Narkotika, No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here