BST Kementan Tak Dirasakan Manfa’atnya di Kec. Ciasem-Subang, Ini Alasannya…

13
Bidik 86, Subang
Dampak Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), sangat dirasakan oleh semua elemen masyarakat, tak terecuali di wilayah Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar). Sudah semestinya Pemerintah Pusat maupun Daerah pro aktif menanggulangi untuk meminimalisir beban yang dirasakan oleh seluruh warga masyarakat, terlebih untuk kapasitas ekonomi menengah ke bawah.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) terhadap para buruh tani, dengan program Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka.
Namun hasil investigasi di lapangan yang dilakukan oleh Tim Media Bidik 86 Biro Subang, saat konfirmasi kepada Penyuluh pertanian Balai Pelatihan Pertanian (BPP) di Kec. Ciasem, Kab. Subang, Jabar, disinyalir tidak mengetahui tentang program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementan, Rabu (16/09/20).
Menurut Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kec. Ciasem, Leni Marliani, S.Pd, adanya bantuan yang disalurkan melalui Kantor Pos tersebut merupakan rangkaian dari program Dinas Pertanian (Distan) Kab. Subang, dalam membantu masyarakat buruh tani, petani/penggarap yang kurang mampu dan terdampak Virus Corona. Sayangnya lagi, tidak satu pun para buruh tani yang merasakan manfa’at dari program BST Kementan terebut.
“Mungkin terkendala data yang tidak valid, sehingga program BST tidak terealisasi di wilayah Kec. Ciasem,” tutur Leni.
Diketahui, program BST dari Kementan tahun 2020 kali ini, setiap Keluarga Penerima Manfa’at (KPM) menerima bantuan senilai Rp1.800.000,- (satu juta
delapan ratus ribu rupiah) yang dibagi untuk 3 tahap (April, Mei dan Juni).
Berbeda dengan pernyataan PPL pertanian Kec. Ciasem Blanakan, yang menyatakan walaupun memang pihaknya agak sedikit keteteran dalam menyiapkan berkas pengajuan untuk BST pertanian tersebut, namun masih ada yang berhasil mendapatkannya.
“Alhamdulillah ada yang terealisasi sebanyak 70-an KPM dan mereka mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dalam hal ini Kementan dan pihak terkait lainnya atas program BST ini,” terang H. Wiryana.
Dirinya berharap BST dari Kementan para KPM dari kalangan petani bisa memanfa’atkan sebaik-baiknya.
“Saya berharap, bantuan ini dapat
meringankan beban ekonomi keluarga buruh tani di tengah pandemi Virus Corona, serta bisa memanfa’atkan bantuan terebut sebaik-baiknya,” katanya. (Asep Alamsyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here