Bupati Karawang Cek Kesiapan Manajemen Mall, Jelang Berakhirnya Masa PSBB

27
Bidik 86, Karawang
Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana bersama Komandan Kodim (Dandim) 0604 Karawang, Wakil Kapolres (Wakapolres) Karawang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Satuan Tugas (Satgas) Gugus Tugas, meninjau sejumlah Mall di Karawang, Sabtu (20/06/20). Sejumlah Mall yang didatangi yakni Ciplaz Karawang, Karawang Central Plaza (KCP) dan Resinda Park Mall (RPM).
Kunjungan sekaligus Inspeksi Mendadak (Sidak) itu dilakukan untuk melihat kesiapan manajemen Mall, menjelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 6 hari ke depan. Bupati memastikan manajemen menyiapkan sejumlah protokol kesehatan, yakni alat ukur suhu tubuh, pembatasan pengunjung, serta titik untuk physical distancing, serta kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi Karyawan Mall.
“Dari hasil Sidak ini, setidaknya ada dua Mall sudah 90 persen siap menerapkan protokol kesehatan. Kemungkinan kami perbolehkan buka minggu depan,” ujar Bupati Cellica.
Ia menyebut, ada beberapa hal yang perlu menjadi cacatan pengelola Mall, selain harus mematuhi anjuran penerapan protokol kesehatan seperti menyiapkan tempat cuci tangan, handsanitizer dan lain-lain, setiap tenant juga wajib mengikuti standar yang sama yang diterapkan oleh pengelola Mall.
Bagi Tenant Restaurant yang ingin memberlakukan makan di tempat, wajib menggunakan pembatas disetiap meja dan hanya diperbolehkan menerima 50 persen pengunjung dari kuota yang ada. Ia mengatakan, tidak semua tenant diperbolehkan beroperasi seperti salon, bioskop, karaoke serta tempat permainan anak.
Bupati menuturkan, tak ada alasan bagi manajemen tidak melaksanakan protokol kesehatan. Jika ada pengunjung yang kedapatan tidak menggunakan masker, maka pengunjung tidak diperkenankan untuk masuk.
“Nanti ada evaluasi. Kalau ternyata tidak menjalankan anjuran protokol, ya tidak menutup kemungkinan ditutup lagi,” tandasnya.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Karawang, Ahmad Suroto mengatakan, jika nanti ada Pos Komando (Posko) terpadu yang didirikan di sekitar Mall. Selain itu, pengunjung tidak boleh melebihi 50 persen kapasitas.
“Teknisnya nanti kita bahas lagi,” tegasnya. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here