Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada 2020, Kapolri Terbitkan Maklumat

9
Bidik 86, Jaksel
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis, menerbitkan Maklumat untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.
Maklumat Kapolri ber-Nomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan (Protes) dalam Pelaksanaan Pemilihan tahun 2020.
“Jadi pada hari ini, Pak Kapolri keluarkan Maklumat tentang kepatuhan terhadap Protkes dalam pelaksanaan pemilihan tahun 2020. Pertama, bahwa Salus Populi Suprema Lex Esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi,” kata Argo, dalam jumpa Pers, di Gedung Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (21/09/20).
Menurut Argo, dikeluarkannya Maklumat Kapolri ini merupakan kelanjutan dari Instruksi Presiden (Inpres) Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), terkait pencegahan penyebaran Virus Corona.
“Tentunya sesuai arahan Presiden tanggal 07 September 2020, bahwa agar waspadai klaster Corona, pertama Kantor, kedua keluarga, ketiga Pilkada. Tentunya adanya hal tersebut, Polri keluarkan Maklumat,” ujar Argo.
Selain itu Argo menjelaskan, Maklumat Kapolri tersebut dikeluarkan agar para Pasangan Calon (Paslon) beserta pendukungnya, bisa benar-benar menerapkan Protkes penanganan Covid-19.
“Jadi, adanya tahapan Pilkada dimulai dan kemarin juga, bahwa tanggal 04-06 September, ada pendaftaran Paslon diikuti pendukung yang tak menggunakan Protkes. Tentunya kita keluarkan, agar menekan sekecil mungkin di tahapan klaster Pilkada,” papar Argo.
Adapun isi Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protkes dalam Pelaksanaan Pemilihan tahun 2020, yakni;
1. Pilkada 2020 merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi Undang-Undang (UU), maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
2. Untuk memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan kepada penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada adaptasi kebiasaan baru, dengan ini Kapolri mengeluarkan Maklumat:
a. Dalam pelaksanaan pemilihan 2020, tetap mengutamakan keselamatan jiwa dengan mematuhi kebijakan dan peraturan Pemerintah terkait penanganan, pencegahan, serta Protkes Covid-19.
b. Penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih dan seluruh pihak yang terkait para setiap tahapan wajib menerapkan Protkes Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
c. Pengerahan massa pada setiap tahapan pemilihan tidak melebihi batasan jumlah massa yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilihan.
d. Setelah selesai melaksanakan setiap kegiatan tahapan, semua pihak yang terlibat dan masyarakat, agar segera membubarkan diri dengan tertib tanpa arak-arakan, konvoi, atau sejenisnya.
3. Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat ini, maka setiap Anggota Polri wajib melakukan tindakan Kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
4. Demikian Maklumat ini disampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here