Dandim 0822 dan Kapolres serta Para Pecinta Komunitas Trail Adventure Bondowoso Cek Hasil Tanaman di Gunung Suket

41
MB86, Bondowoso
Komandan Kodim (Dandim) 0822/Bondowoso, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Jadi, SIP dan Kepala Polres (Kapolres) Bondowoso, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Erick Frendriz, SIK, M.Si serta para pecinta Komunitas Trail Adventure Bondowoso, mengadakan touring menuju daerah lereng pegunungan Suket, Dusun Mlaten, Desa Jampit, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Jum’at (27/03/20).
Touring tersebut dalam rangka pengecekan tanaman sebanyak 6 ribu bibit pohon, yang ditanam di lereng Gunung Suket, di Pegunungan Ijen,  Kec. Ijen (ket: sebelumnya Kec. Sempol). Ribuan bibit pohon beragam jenis ini, ditanam pada petak 91, 92 dan 99, kawasan lahan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso, Bagian-bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sukosari, Resort-resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dataran Ijen, Bondowoso, dalam kegiatan Serangan Reboisasi oleh ribuan masyarakat dari berbagai Komunitas peduli lingkungan, serta Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah Komando, Komando Distrik Militer (Kodim) 0822/Bondowoso.
Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf. Jadi, SIP,  disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, “Bahwa tujuan kita ke sini dalam rangka pengecekan bibit tanaman yang sudah ditanam pada Serangan Reboisasi 01 Maret 2020, ini juga sebagai antisipasi mencegah longsor dan banjir, apakah benar-benar dijaga oleh masyarakat dan kegiatan aktifitas perkebunan tanam sayur-mayur, baik kentang maupun gubis apa sudah dihentikan, sehingga banjir bandang yang melanda Ds. Sempol dan Kalisat, pada 29 Januari dan 14 Maret 2020 lalu, tidak terjadi lagi,” jelasnya.
Sementara Kapolres Bondowoso, AKBP. Erick Frendriz, SIK, M.Si menambahkan, “Kami selaku Aparat, akan menindak tegas terhadap siapa saja pelaku perusakan alam, dengan Pasal 50 Undang-Undang (UU) Nomor 41 tahun 1999, tentang Kehutanan. Kami datang ke sini bersama Dandim 0822 untuk menegaskan, bahwa penyangga kawasan Hulu pada hutan di lereng Gunung Suket Pegunungan Ijen, ditutup total dalam aktifitas penanaman sayuran demi kebaikan bersama, sehinggga diharapkan kejadian longsor dan banjir tidak terulang kembali di Kec. Ijen, di masa yang akan datang,” tutupnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here