Dankormar Resmikan Daerah Latpurmar di Pantai Malang Selatan

16
Bidik 86, Malang
Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Mayjen TNI) Mar Suhartono, M.Tr (Han), meresmikan daerah latihan baru Kormar TNI AL, di Pantai Kondang Iwak, Dusun Sumber Pucung, Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Rabu (12/08/20).
Pantai Kondang Iwak berada di pesisir Pantai Selatan, dengan karakter ombak yang tinggi dan besar, dengan hamparan pasir sepanjang 1 kilometer (km), medan belakang Pantai berupa hutan belantara  yang masih asli dan belum tersentuh.
Pemilihan Pantai Kondang Iwak sebagai daerah latihan Marinir sekaligus sebagai tempat pembaretan Prajurit muda Kormar, dilatarbelakangi kondisi Pantai Nganteb yang semakin padat Wisatawan, padat bangunan rumah sewa dan lapak-lapak para pedagang yang bisa mengganggu kekhidmatan acara tradisi pembaretan beberapa tahun lalu di Pantai Ngantep, sehingga Dankormar memerintahkan Komandan Komando Latihan Marinir (Dankolatmar), untuk mencari tempat acara pembaretan yang baru dan belum tersentuh.
Tindak lanjut dari perintah Dankormar, Dankolatmar beserta Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Purboyo dan jajaran Kolatmar, melaksanakan langkah-langkah mulai dari survey pemilihan beberapa Pantai, koordinasi dengan berbagai pihak, langkah administrasi sampai tingkat Perhutani pusat, hingga terbitnya Surat Persetujuan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Republik Indonesia (Kemenhut LH RI) Nomor S.891/Men LHK/PKS/Ren/Pla.0/6/2020, tanggal 10 Juni 2020, tentang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Malang, sebagai daerah Latpur Kormar TNI AL seluas 1000 hektar (ha).
Peresmian daerah Latpur dan tempat pembaretan Prajurit Marinir di Pantai Kondang Iwak oleh Dankormar, dilaksanakan bersamaan dengan acara tradisi pembaretan Perwira Remaja  Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 65 dan Bintara Remaja Angkatan 39/1  Kormar, pada hari Rabu, 12 Agustus 2020, pukul 05.00 WIB, saat fajar mulai terbit. Keputusan diberikan nama *Pantai Baruna* oleh Dankormar, nama diambil dari cerita Pewayangan, Baruna adalah nama salah satu Dewa/Batara yang sakti luar biasa, penguasa dan pelindung lautan, memiliki jiwa penolong dan pemberi manfa’at bagi lingkungan dimana dia berada, dengan harapan dapat dijadikan inspirasi bagi Prajurit muda Kormar, untuk memiliki jiwa dan sifat seperti Dewa Baruna tersebut.
Turut mendampingi Dankormar pada penandatangan Prasasti; Komandan Pasukan Marinir (Sanpasmar) 2 Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) Ipung Purwadi, MM, Wakil Komandan Komando Pendidikan dan Latihan AL (Wadan Kodiklatal) Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim, ST, M.Si, Wakil Gubernur (Wagub) AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, SE, Dankolatmar Kolonel Mar Suliono, SE.
Sebelum penandatanganan Prasasti, didahului dengan laporan Dankolatmar kepada Dankormar, tentang kesiapan yang telah dilakukan jajaran Kolatmar, dilanjutkan sambutan Dankormar yang menjelaskan secara utuh tentang pemilihan daerah Latmar sampai dengan keputusan nama Pantai.
Mengakhiri sambutannya, Dankormar menyampaikan, “Terima kasih kepada semua pihak, terutama dari Kemen LH dan Kehutanan, Perum Perhutani dan semua pihak yang ikut mendorong terselesaikannya perijinan ini, kawasan ini sebagai daerah Latkormar TNI AL, Alhamdulillah berkat dorongan semua pihak, sehingga daerah latihan ini bisa terwujud,” pungkas pucuk Pimpinan Kormar.
Hadir dalam kegiatan tersebut; Danpasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, MM, Wadan Kodiklatal Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim, ST, M.Si, Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, SE, Dankodikmar Kolonel Mar Sarjito, Komandan Pangkalan Marinir (Danlanmar) Surabaya (Sby) Kolonel Mar Idi Rizaldi, para Asisten Dankormar, Danlanal Malang Kolonel Laut (P) Hreesang Wisanggeni, SE, para Komandan Komando Pelaksana (Dankolak) dan Komandan Satuan Pelaksana (Dansatlak), Perwira Staf (Pastaf) jajaran Pasmar 2 dan Kolatmar. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here