Dit Polairud Polda Kalbar Amankan Ribuan Selundupan Telur Penyu

34
MB86, Pontianak
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Dit Polairud Polda Kalbar) berhasil menggagalkan penyelundupan 3.274 butir telur penyu, dari Kepualan Riau ke Pontianak. Ribuan butir telur penyu ini diamankan di pangkalan speed TPI Kota Pontianak, pada Kamis (26/0320).
Direktur (Dir) Polairud Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Benyamin Sapta, melalui Kepala Sub Direktorat Penegakkan Hukum (Kasubdit Gakkum), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jamhury, mengungkapkan upaya penyelundupan berhasil digagalkan berkat informasi dari Pengawasan Sumber Daya Keluatan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak, terkait adanya dugaan pengiriman telur penyu dari pulau Tambelan Kepulauan Riau (Kepri).
“Telah diamankan 3.275 butir telur penyu dari Kepri, dengan tujuan Pontianak. Telur ini dibawa dengan Kapal Sabuk Nusantara 30,” ungkapnya.
Jamhury juga mengungkapkan kronologi, ia mengatakan diawali dari informasi PSDKP terkait adanya dugaan pengiriman telur penyu dari Kepri.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim 1 Seksi Intel Perairan (Siintelair) Ditpolairud, bersama-sama dengan Kepolisian Khusus (Polsus) Kelautan Stasiun PSDKP Pontianak, melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 10.00 WIB di pangkalan speed TPI Kota Pontianak, Tim mengamankan 1 orang yang membawa 9 kardus berisi telur penyu tanpa dilengkapi dengan izin,” jelasnya.
“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap S (69) yang membawa ribuan butir telur penyu tersebut,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan, akan melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), atas temuan ribuan butir telur penyu yang dalam kategori sebagai hewan yang dilindungi.
Pelaku terancam dengan Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf e, Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 1990, tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here