Ds. Balonggandu Akan Kembangkan Program Ecoriparian dari Kementerian LHK

19
Bidik 86, Karawang
Program Ecoriparian adalah sebuah program revitalisasi sungai yang digalakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
Dalam program Ecoriparian ini, fungsi sungai akan diubah menjadi kawasan konservasi lingkungan yang indah, namun juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena bisa dipergunakan sebagai sarana rekreasi.
Sungai yang sudah dikembangkan dalam program Ecoriparian nantinya diharapkan akan menjadi sebuah destinasi wisata di wilayah tersebut.
Hal ini tentunya akan menguntungkan secara ekonomi baik bagi Pemerintahan Desa (Pemdes) maupun warga sekitar.
Ds. Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), merupakan salah satu Desa yang akan mengembangkan program Ecoriparian dan lokasinya berada di wilayah Perum Bumi Cikampek Baru (Cikbar).
Dari berbagai sumber diperoleh keterangan, bahwa lahan Fasilitas Umum (Fasum) yang digunakan untuk pembangunan program Ecoriparian adalah 1.200 meter persegi (M2) dan diperkirakan akan menyerap anggaran sebesar Rp1,2 miliar.
Sebagai tindak lanjut dari rencana pembangunan program Ecoriparian di Ds. Balonggandu, Kementerian LHK tadi pagi, Kamis (03/12/20), melakukan kunjungan dan survey lokasi ke Ds. Balonggandu.
Kedatangan dua staf Kementerian LHK tersebut, disambut langsung oleh Kepala Desa (Kades) Balonggandu, Ujang Suhana,  beserta jajaran Aparatur Pemdes dan Pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Sebelum melakukan survey lokasi, staf Kementerian LHK berkesempatan untuk ber-ramah tamah dengan para undangan yang hadir di Kantor Bumdes Balonggandu.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Endang menjelaskan, bahwa program Ecoriparian adalah program yang digalakan oleh Kementerian LHK, untuk mengubah fungsi sungai menjadi destinasi wisata yang multifungsi. Selain itu, dalam program Ecoriparian ini, juga ada pengolahan air limbah yang berasal dari pembuangan air limbah warga.
Sementara itu, Kades Balonggandu, Suhana, dalam acara ramah tamah tersebut mengucapkan terima kasih atas kedatangan Staf dari Kementerian LHK, yang akan melakukan survey lokasi pada program Ecoriparian di Desanya.
Suhana berharap, bahwa program Ecoriparian selain menguntungkan dari segi LAH, karena adanya proses pengolahan pembuangan air limbah warga, juga menguntungkan secara ekonomi, karena dalam program tersebut, akan dibangun areal wisata yang asri khas pedesaan, sehingga kedepannya bisa dijadikan destinasi wisata unggulan.
“Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke areal yang akan dibangun program Ecoriparian'” ujarnya. (End)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here