Gerakan Baksos Polri Peduli Covid-19, Sat Brimob Kompi 3 Purwakarta Yon C Pelopor Bagikan Puluhan Sembako

19
MB86, Purwakarta
Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Kompi 3 Purwakarta, Batalyon (Yon) C Pelopor, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), kembali melakukan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat di tengah dampak buruk pandemic Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).
Kegiatan Baksos dipimpin langsung Inspektur Polisi Satu (Iptu) Sajak Utomo, selaku orang Nomor satu di Kompi 3 Purwakarta Istimewa, bersama pasukannya terjun langsung membagikan bingkisan sembilan bahan pokok (sembako) kepada masyarakat yang layak menerimanya, di wilayah Kecamatan Bungursari, pada Jum’at (15/05/20).
“Kegiatan Baksos ini merupakan pelaksanaan intruksi Pimpinan Polri yaitu, Gerakan Bakti Sosial Polri Peduli Covid-19, hal tersebut oleh kita sebagai Anggota Polri dimanfa’atkan untuk lebih banyak berbuat baik terhadap masyarakat, bukti kita sebagai pengayom, pelindungi dan pelayan masyarakat, tentunya kita semua harus bersama sama dalam memerangi penularan Covid-19 agar segera tuntas,” ujar Sajak.
Masih kata Sajak, “Semoga bingkisan sembako yang kami berikan, bisa meringankan beban masyarakat dalam menghadapi dampak Covid-19 ini.”
Di tempat terpisah, salah seorang warga yang menerima bingkisan sembako dari Brimob tersebut, Rastiem (78) warga Kampung Cikodong, Desa Bungursari, RT. 18/07, Kec. Bungursari, merasa sangat terbantu dan hanya mampu berucap terima kasih sambil memeluk bingkisan pemberian yang diterimanya.
“Alhamdulillah ya Alloh, baik banget bapak-bapak ini, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih, Pa…hatur nuhun (sunda-red), ini sangat membantu saya, semoga bapak-bapak Polisi ini dibales kebaikannya sama Alloh,” ucap Rasitem sambil menahan tangis, karena di tengah himpitan ekonomi merasa terbantu oleh kedatangan pasukan Brimob yang memberi bingkisan sembako.
Terpantau tak kurang sebanyak 70 bungkusan berisi sembako tersebut, dibagikan kepada warga yang memang nampak tidak mampu, dengan kondisi tempat tinggal yang kurang layak huni dan tanpa pekerjaan alias nganggur karena dampak dari pandemic Covid-19. (Tng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here