Kapolda Bali Mendapat Apresiasi dalam Penanganan Covid-19

26

MB86, Denpasar

Kepedulian Kepala Polda (Kapolda) Bali, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Dr. Petrus Reinhard Golose, terhadap Petugas medis dan para medis yang menangani pasien Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP), sangat layak mendapatkan apresiasi. Kapolda dan Pejabat Utama Kepolisian Daerah (PJU Polda) Bali, berinisiasi mengumpulkan dana secara sukarela untuk mengapresiasi perjuangan tenaga medis, dalam merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.
Meskipun menjadi kelompok yang paling rentan tertular, mereka tetap bekerja maksimal, baik siang maupun malam dan menjadi garda terdepan dalam mengabdikan diri untuk kemanusiaan. Donasi berupa dana insentif diserahkan Kepala Bidang Kesokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Bali, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) dr. Nyoman Eddy PW, DFM, Sp.F, mewakili Kapolda Bali, di Aula Yudistra RSUP Sanglah, Denpasar, Kamis (02/04/20).
Dana tersebut diterima secara simbolis oleh 5 orang Perwakilan Dokter, Perawat dan Petugas Pelaksana, yang disaksikan oleh Direktur Keuangan (Dirkeu) RSUP Sanglah, Yulis Quarti dan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pendidikan, Dr. dr. I Ketut Surya Negara, Sp.OG(K), MARS.
Selanjutnya, semua dana dititipkan melalui Dirkeu RSUP Sanglah, untuk nantinya disalurkan kepada Petugas Medis yang berhak.
“Penyerahan dana insentif diterima oleh Perwakilan Dokter, Perawat dan Petugas Pelaksana, karena sebagian besar Petugas sedang melaksanakan tugas melayani dan merawat pasien Covid-19,” kata Yulis Quarti.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Bali, atas perhatian kepada tenaga medis dan paramedis yang sedang menangani dan merawat pasien Covid-19,” sambungnya.
Sementara Kombes Pol. dr. Nyoman Eddy PW, DFM, Sp.F menjelaskan, bahwa dirinya datang ke RSUP Sanglah, mewakili Kapolda Bali untuk menyerahkan bantuan dana sebagai apresiasi kepada Petugas Medis yang merawat pasien Covid-19.
“Tenaga medis dalam merawat PDP Covid-19, sangat rentan tertular. Perjuangannya patut diapresiasi,” terang Kabiddokkes.
Apa yang dilakukan Kapolda Bali, merupakan bukti nyata keseriusan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menangani kasus Covid-19. Ia menegaskan, bahwa semua kegiatan yang dilakukan oleh Polda Bali, selalu berpedoman pada azas manfa’at, terutama untuk kesatuan Polda Bali dan masyarakat.
Tidak hanya memberikan bantuan dana insentif kepada Petugas Medis, sebelumnya Kapolda juga berinovasi membuat cairan disinfektan dan hand sanitizer menggunakan minuman tradisional arak Bali (redestilasi untuk membuat alkohol 96%) dengan menggandeng pakar farmasi dari Universitas Udayana (Unud).
Langkah membuat hand sanitizer dan disinfektan menggunakan arak Bali ini, mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian. Mantan Kepala Polri (Kapolri) itu, langsung mengarahkan seluruh Kepala Daerah, untuk mengikuti langkah penanganan penyebaran Covid-19, salah satunya dengan membuat cairan disinfektan dan hand sanitizer seperti di Bali.
“Iya benar, Bapak Mendagri memberi apresiasi dan langsung mengarahkan seluruh Kepala Daerah, untuk mengikuti apa yang kita lakukan di Bali,” kata Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose.
Kapolda Bali juga tak henti-hentinya menghimbau masyarakat, agar tidak takut dan ikut bersama-sama mencegah penularan Covid-19. Ada 6 cara yang wajib dilakukan, yaitu pertama, hindari keramaian dan menjaga jarak saat berinteraksi (physical distancing). Kedua, rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.
Ketiga, menerapkan pola hidup sehat dengan makan yang bergizi, istirahat cukup dan berolahraga. Keempat, menjaga kebersihan rumah, Kantor dan lingkungan. Kelima, berjemur di sinar matahari pagi dan yang terakhir adalah tidak merokok. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here