Kapolres Kebumen Buka Operasi Ketupat Candi: Mari Bersama Putus Penyebaran Covid-19

23
MB86, Kebumen
Operasi Ketupat Candi (OKC) 2020 tahun ini, sedikit berbeda dengan Operasi Ketupat tahun-tahun sebelumnya, karena tidak ada seremonial apel gelar pembukaan operasi seperti pemasangan pita tanda operasi.
Kepala Polres (Kapolres) Kebumen, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, Operasi Ketupat tahun ini digelar lebih panjang dari tahun sebelumnya, yakni 37 hari. Sedang pada tahun sebelumnya biasa hanya dua mingguan.
“OKC tahun ini dibuka mulai hari Jum’at (24/04/20) hingga H+7 lebaran,” katanya.
Kepolisian Resor (Polres) Kebumen menerjunkan sedikitnya 295 Personil dan nantinya akan didukung oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan stakeholders lainnya.
Operasi tersebut akan fokus pada pengamanan Hari Raya Idul Fitri, dengan mengedepankan upaya preventif dan juga penegakkan hukum selama masa operasi berjalan.
“Karena ada wabah penyakit Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Candi sedikit berbeda. Output yang diharapkan, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kondusif dalam mencegah penyebaran Covid-19, sehingga masyarakat dapat melaksanakan Idul Fitri dalam rasa aman dan nyaman,” jelasnya, pada Sabtu (26/04/20).
Kapolres Kebumen, AKBP. Rudy Cahya Kurniawan mengingatkan warga asal Kebumen di zona merah, di Daerah Khusus Ibukota (DKI), Bogor dan Tangerang, untuk menunda mudik.
Kepada umat Islam di Kebumen, diminta mematuhi himbauan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, agar warga beribadah Ramadlan dengan khusyu’ serta shalat Tarawih di rumah.
“Jika untuk silaturahmi kan bisa melalui telepon dan sarana berbagai Media Sosial (Medsos). Jadi, mari patuhi larangan Pemerintah untuk tidak mudik atau menunda mudik. Jika terlanjur mudik, harus karantina atau isolasi mandiri selama 14 hari,” tegasnya.
Kapolres menghimbau pentingnya memutus mata rantai penularan Corona Covid-19 di Kebumen. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here