Kapolres Kebumen: Terbangkan Balon Udara Bisa Dipidana

28
MB86, Kebumen
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kebumen, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dr. Rudy Cahya Kurniawan, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ada yang menerbangkan balon udara.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Kebumen, saat memimpin apel pagi dihadapan para Personil Polres Kebumen, Selasa (26/05/20).
Kapolres Dr. Rudy mengatakan, menerbangkan balon berukuran besar beresiko membahayakan penerbangan, serta dapat dituntut pidana sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 40 tahun 2018, tentang Penggunaan Balon Udara pada Kegiatan Budaya Masyarakat.
“Kami himbau kepada seluruh Personil untuk mengingatkan warganya ataupun tetangganya, agar tidak menerbangkan balon udara. Balon udara berukuran besar yang dilepaskan ke angkasa dapat melambung tinggi hingga pada ketinggian jelajah pesawat dan mengakibatkan terganggunya aktivitas penerbangan, hingga kecelakaan pesawat,” katanya.
Sesuai dengan Undang-Undang (UU) No. 1 tahun 2009, tentang Penerbangan. Pasal 411 menyatakan, bahwa terdapat ancaman pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp500 juta, bagi warga yang dengan sengaja menerbangkan balon berukuran besar yang mengganggu penerbangan.
“Hingga sampai dengan saat ini, kami belum menerima laporan warga Kebumen, menerbangkan balon udara ukuran besar. Balon udara juga dapat mengakibatkan kebakaran rumah, jika mendarat di atap rumah warga. Jadi, sangat berbahaya,” tegasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here