Ketua DPR RI Minta Pemerintah Kedepankan Diplomasi Damai di Intan Jaya

4
Bidik 86, Jakarta
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, mendorong Pemerintah melakukan diplomasi damai dalam menyelesaikan konflik di Intan Jaya, Papua.
Menurut Puan, seluruh pihak harus mengedepankan alasan kemanusiaan dalam menyikapi berbagai konflik Intan Jaya dan di seluruh bumi Papua.
“Lakukan diplomasi damai dengan memprioritaskan kemanusiaan dalam menghadapi berbagai kasus di Papua,” kata Puan, Selasa (13/10/20).
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menegaskan, Pemerintah harus menaruh perhatian serius pada sejumlah kasus kekerasan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Khususnya, adalah jaminan perlindungan bagi masyarakat sipil.
Saat ini, kata Puan, perhatian Pemerintah sudah diwujudkan dengan menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang harus diimbangi dengan pengawasan agar penggunaannya betul-betul tepat sasaran dan tepat manfa’at.
Dia lalu mengapresiasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang berkomitmen menyelesaikan investigasi kasus penembahan di Intan Jaya.
TGPF Intan Jaya dibentuk Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, untuk melakukan pemeriksaan terkait insiden penembakan yang terjadi di Intan Jaya beberapa pekan sebelumnya.
Tim tersebut terdiri dari unsur gabungan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Lembaga Perlindungan Saksi, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Badan Intelijen Negara (BIN).
“DPR RI mengapresiasi komitmen TGPF untuk menyelesaikan investigasi meski menjadi sasaran tembak KKB di Intan Jaya, Papua,” ungkap Puan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here