Kodim 1012/Btk Siapkan Timsus Tangani Jenazah Akibat Covid-19

30
MB86, Buntok
Menghadapi pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), Kodim 1012/Buntok (Btk), membentuk Tim Khusus (Timsus) pemulasaraan jenazah atau korban meninggal dunia akibat Covid-19. Untuk kesiapannya, hari ini Timsus  melaksanakan pelatihan simulasi penanganan jenazah di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1011/Btk.
Simulasi diikuti oleh puluhan Personil Kodim 1012/Btk. Simulasi dimulai dari penanganan pasien Covid-19 dari Rumah Sakit (RS), sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Semua Anggota Timsus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan prosedur membawa jenazah ke ambulans sampai ke pemakaman.
Selanjutnya, tata cara mengangkat peti, menurunkan peti, menguburkannya, sampai menutup dengan tanah. Setelah melakukan pemakaman, Timsus juga melaksanakan dekontaminasi saat kembali ke RS, sehingga Personil tidak terpapar dengan tetap kembali dilakukan penyemprotan antiseptik terhadap Personil.
Selain itu, para Personil Timsus juga mendapat pelatihan cara membuka APD yang benar, secara bertahap satu demi satu dan dilanjutkan dengan cuci tangan untuk menjaga kebersihan.
Komandan Kodim (Dandim) 1012/Btk, Letnan Kolonel (Letkol) Inf Tuwadi, SE, MIPol mengatakan, kegiatan simulasi ini merupakan salah satu bagian tugas dari Kodim Buntok. Dalam hal ini Kodim telah ditunjuk sebagai salah satu Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19.
“Untuk menghadapi skenario terburuk, kami sudah siapkan satu regu khusus Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk menangani pemakaman jenazah Covid-19. Oleh sebab itu, hari ini mereka mengikuti simulasi penanganan jenazah akibat Covid-19,” katanya.
“Latihan adalah kesejahteraan hakiki bagi Prajurit. Berlatih dengan baik akan menyelamatkan Prajurit, membantu masyarakat dan demi keluarga,” tambahnya.
Lanjutnya mengatakan, sebetulnya setiap RS rujukan Covid-19, sudah ada tenaga medis yang melakukan pemakaman. Namun pihaknya siap membantu menangani pencegahan dan penanganan jenazah hingga proses pemakamannya.
“Kita berharap, semoga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Lebih baik kita siap tapi tidak dipakai, daripada tidak siap tapi dipakai,” ucapnya.
Setelah dilaksanakan simulasi, Dandim 1012/Btk berharap, nantinya Personil Timsus dapat melaksanakan dan mengikuti tahapan-tahapan pelaksanaan penanganan jenazah sampai proses pemakaman, seperti yang telah disimulasikan.
“Untuk kelengkapan Petugas penanganan jenazah Covid-19, kami sudah siapkan APD sesuai anjuran Pemerintah, demi keselamatan Anggota kami di lapangan,” tukasnya mengakhiri. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here