Kota Bekasi Resmi Miliki Sekolah Disabilitas Terpadu

39
MB86, Kota Bekasi
Walikota (Walkot) Bekasi, Rahmat Effendi, bersama Wakil Walikota (Wawalkot) Bekasi, Tri Adhianto dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), telah hadir dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-23, untuk resmikan Sekolah Disabilitas Terpadu, Sekolah Dasar Liar Biasa/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SDLB/SMPLB) Disabilitas Fisik dan Sensor Netra.
Bahwa tanggal 03 Desember 2018 ditetapkan sebagai hari disabilitas internasional, merupakan momen penting bagi Kota Bekasi, karena atas pilihan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), peringatan tersebut diadakan di Kota Bekasi, yang dihadiri langsung oleh Presiden RI.
“Kami berdua sama Mas Tri, selesai acara disabilitas pada yang lalu, sepakat untuk mewujudkan apa yang telah menjadi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, dalam membangun Sekolah Disabilitas dan dapat terealisasi pada akhir tahun 2019,” ujar Rahmat.
Dengan pembangunan kegiatan pada Tahun Anggaran (TA) 2019 dengan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp4.069.536.000-, di atas tanah 1171 meter persegi (m2) dan juga merger dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Margajaya I dan IV, dengan luas bangunan sebanyak 1040 m2, Gedung yang akan diresmikan ini menyediakan 6 ruang kelas untuk siswa disabilitas SD dan 3 ruang untuk siswa Disabilitas SMP.
Amanah implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas, maka Walkot Bekasi telah menetapkan Peraturan Walikot (Perwalkot) Bekasi No. 58 tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Penghormatan, perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas di Kota Belasi, tanggal 15 Oktober 2018.
Juga dirangkaikan dengan pembubuhan tanda tangan di Prasasti, untuk pembangunan 5 lokasi yang jatuh tepat menjadi rangkaian HUT Kota Bekasi, antara lain;
1. Sarana Pelayanan Sosial, berupa Rumah Singgah Terpadu di Kecamatan Mustika Jaya.
2. Sarana Olahraga, berupa Stadion Mini Sumur Batu.
3. Sarana Pemerintahan, yakni 2 Kantor Kelurahan Harapan Baru dan Kayuringin.
4. Sarana Kesehatan, berupa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kec. Bantargebang.
5. Sarana Pendidikan, Sekolah Disabilitas Terpadu. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here