Lagi, Lagi dan Lagi, Kini Dugaan Penganiayaan Terhadap Wartawan Terjadi di Medan

18
Bidik 86, Medan
Penganiayaan terjadi lagi terhadap Insan Pers, namun sangat disayangkan atas pelayanan Kepolisian Sektor (Posek) Sunggal, proses pengaduan korban Lius, sangat lambat. Hingga pukul 22.15 WIB, Laporan Polisi (LP) Lius, belum juga dikeluarkan oleh Petugas Sentra Pelayanan Terpadu (SPT), atas anjuran para Penyidik, dengan alasan harus gelar perkara. Padahal, Lius melapor dari Pukul 18.00 WIB, Rabu (26/08/2020).
Lius yang dianiaya, berawal pada saat melakukan giat Jurnalistiknya di Wilayah Hukum (Wilkum) Sektor Sunggal, yang mendapat tindakan kekerasan pada saat melakukan peliputan, sembari membantu korban Lalulintas (Lalin), di Jalan Sei Mencirim Payageli, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Pasalnya, pada saat melakukan tugas Jurnalistik sebagaimana mestinya, pada peristiwa Kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas), sekaligus berinisiatif membantu korban yang terkapar akibat hantaman mobil ber-Nomor Polisi (No Pol) BK 1790 LH, warna merah.
Awalnya dia Lius mengabadikan moment dengan mengambil gambar atau foto Situasi dan Kondisi (Sikon) Lakalantasnya dan selanjutnya Lius membantu korban membicarakan pertanggungjawaban pelaku penabrak korban.
Selanjutnya, kata Lius, tiba-tiba sejumlah orang datang yang tidak lain adalah keluarga pelaku, dengan sikap marah-marah, lalu terjadi cekcok dan terjadilah penganiayaan. Sehingga Lius mengalami bekas pukulan atau pun luka di sejumlah titik, ada di bagian pipi, leher dan kesakitan bagian uluh hatinya, akibat tendangan kaki pelaku. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here