LEU MUI Gandeng PW NU DKI, Bagikan 10.000 Paket Sembako Untuk Ustadz/Ustadzah

26
MB86, Jakarta
Lembaga Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (LEU MUI) bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Khusus Ibukota (PW NU DKI) membuat program memuliakan para guru yang terdampak wabah Corona di Jakarta, dengan membagikan 10 ribu paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada Ustadz/Ustadzah, pada hari Rabu (13/05/20).
LEU MUI yang didirikan oleh H. Sutrisno Lukito Disastro dan para tokoh, merupakan  tindak lanjut Kongres Ekonomi Umat yang memiliki visi mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi umat berbasis syari’ah.
Ketua LEU MUI, M. Harry Naldi mengatakan, pihaknya terpanggil untuk ikut membantu ekonomi rakyat yang terkena dampak, khususnya para Ustadz/Ustadzah.
“Situasi pandemic ini, membuat situasi dan kondisi ekonomi semakin terpuruk. Untuk itu kami terpanggil untuk ikut membantu ekonomi rakyat yang terkena dampak, khususnya para Ustadz/Ustadzah yang dibatasi ruang gerak dakwah di pengajian dan Majelis Ta’lim, serta para PKL perantauan yang menghadapi pilihan sulit, mau usaha tidak bisa dan mau mudik juga beresiko menyebarkan penularan Covid-19, selain Bansos, LEU MUI juga sudah menyiapkan program recovery economi pasca pandemic,” katanya.
“Sebanyak 10.000 paket sembako yang diberikan LEU ini, selain kontribusi dari managemen LEU, juga  mendapat  dukungan dan partisipasi dari para Donatur lainnya, diantaranya Kementerian LH, Waketu MPR RI yaitu Ahmad Muzani, Arsul Sani dan Dr. Hidayat Nurwahid. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih sebesar- besarnya mewakili LEU dan Team Satgas NU DKI Peduli Covid-19,” urainya.
Sekretaris Umum PW NU DKI, Kyai Muallif ZA mengatakan, pilihan membantu para guru untuk meringankan beban disaat pandemic ini.
“Pilihan membantu para guru, Ustadz/Ustadzah adalah karena beliau semua adalah pelita yang selalu memberikan cahaya ditengah kegelapan. Pandemic Corona Virus telah menambah beban bagi kesehatan keluarga mereka, karena pengajian dan Majelis Ta’lim untuk sementara waktu tidak bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Wakil Sekretaris PW NU DKI Jakarta, Kyai Hazami mengatakan, kegiatan ini dihadiri beberapa perwakilan PC NU.
“Paket sembako ini diberikan secara simbolis di Sekretariat PW NU DKI, di Jl. Utan Kayu Raya, No.112, RT.1/9, Utan Kayu Utara, Kec. Matraman, Kota Jaktim, DKI Jakarta, dihadiri Ust. Agus Muslim dari PC NU Jakut, Ust. Fathonah dari Jaktim, Ust. Agus Salim dari Jakbar, Ust. Saefudin dari Jakpus dan Ust. Sumarno dari Kepulauan Seribu. Kegiatan juga disaksikan oleh Waketu MPR RI, KH. Arsul Sani dan Kepala Kesbangpol Prov. DKI, H. Taufan Bakri,” katanya.
Ust. Safrin Yusuf yang juga Team dari LEU MUI menjelaskan, bantuan dari LEU ini hanya stimulan untuk mengajak para aghniya lainnya, mau ikut berpartisipasi donasi ke Satgas NU DKI Peduli Covid-19, yang peduli dengan para Ustadz/Ustadzah dan PKL perantauan, sehingga bisa terealisasi bantuan tahap ke-2 dan seterusnya, hingga pandemic berakhir. Team LEU telah menyiapkan aplikasi android untuk mendata para penerima bantuan, sehingga bantuan dapat tersebar secara merata dan transparan.
“Bantuan paket sembako dapat disalurkan ke rekening Bank Panin Dubai Syari’ah atas nama Satgas NU Peduli Covid-19, dengan Nomor rekening 1009008002 atau bisa diantar ke Posko Bersama di Kantor PW NU DKI di Jl. Utan Kayu, maupun di Kantor LEU di Graha Cemerlang, Jl.  Tawakal XI, No. 1, Grogol, Jakbar. Kita ikhtiar sekuat tenaga menggalang donasi untuk dapat menyalurkan bantuan 16 ribu paket sembako di tahap ke-2 di akhir Juni,” katanya, berdasar info dari Ustadz (Ust) Dian Assafri dan Ust. Syam Tomagola, yang juga Team Fundrising Satgas NU DKI Peduli Covid-19.
Wakil Ketua Umum (Waketum) PW NU DKI, Ust. Samsul Ma’arif mengatakan, program kerjasama LEU dan PW NU DKI dalam wadah Satgas NU Peduli Covid- 19, adalah langkah awal kemitraan yang strategis.
“Kerjasama LEU dan PW NU DKI dalam wadah Satgas NU Peduli Covid-19, adalah langkah awal kemitraan yang strategis. Kedepan coba dijajaki kerjasama lebih luas dengan Lembaga Dakwah atau Ormas lainnya,” harapnya.
Acara diakhiri dengan do’a oleh Wakil Rois Syuriah, KH. Syahroni dan berbuka puasa bersama. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here