Manajemen Baru, Kinerja Siloam Hospitals Makin Menguat

25
MB86, Jakarta
Kinerja emiten kesehatan di tengah pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) mencatatkan pergerakan positif, salah satunya PT. Siloam International Hospitals (SILO). Pada hari perdagangan pertama setelah Lebaran, Selasa (26/05/20), saham SILO ditutup pada level Rp5.475 atau telah naik 15 persen sejak sebulan terakhir. Bahkan pada pekan-pekan sebelumnya, saham SILO terus menunjukkan tren positif di tengah ketidakpastian ekonomi akibat Covid-19.
Wakil Presiden Direktur (Wapresdir) Siloam Hospitals Group, Caroline Riady menyampaikan, bahwa keputusan SILO memperkuat jajaran manajemen dari dua tahun lalu, telah membuahkan hasil positif. Jajaran manajemen baru yang ditunjuk adalah Varun Khanna sebagai Chief Commercial Officer (CCO), Daniel Phua sebagai Chief Financial Officer (CFO), Mona Jonathan sebagai Chief Talent Management Officer (CTMO) dan Ryanto Martino Tedjomulya sebagai Chief Information Officer (CIO).
Sejak tahun lalu, SILO membangun strategi untuk memperkuat kinerja jangka panjang. Caroline menyampaikan, bahwa manajemen akan terus memperkuat SILO untuk menjadi pilihan utama masyarakat dalam layanan kesehatan. Guna mencapai hal ini, SILO akan fokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan pembangunan ekosistem digital yang mendukung.
Saat ini SILO memiliki Tim manajemen yang solid dari berbagai latar belakang dengan pengalaman yang luas termasuk di tingkat internasional, mulai dari keuangan, manajemen resiko, kepatuhan terhadap peraturan, investasi, serta investor relations.
Dari segi strategi bisnis, SILO akan fokus pada penguatan pendapatan dari aset-asetnya, melalui peningkatan investasi di RS Siloam yang telah menjadi pusat keunggulan. Apalagi kebutuhan akan layanan kesehatan berkualitas diberbagai daerah semakin meningkat.
Pada 2019, Perusahaan di bawah Grup Lippo ini telah menambah 3 RS baru, untuk lebih menjangkau masyarakat Indonesia. Ketiga RS tersebut adalah Siloam Kelapa Dua, Siloam Paal Dua dan Rumah Sakit Umum (RSU) Syubannul Wathon. Saat ini jaringan RS SILO telah tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi.
“Kedepannya, kami akan melanjutkan upaya penyediaan layanan kesehatan berkualitas ke seluruh penjuru Indonesia,” ucap Caroline, dalam siaran Pers, Rabu (27/05/20).
Sementara itu, Direktur Avere Investama, Teguh Hidayat menyebut, bahwa di tengah Covid-19, sejumlah Perusahaan masih mencatatkan kinerja yang terrefleksikan dalam kenaikan harga saham, misalnya PT. SILO, tbk. SILO mengalami kenaikan sebesar 15 persen ke level Rp5.500. Menurut Teguh, saham SILO banyak dipengaruhi oleh sentimen positif dari Covid-19, yakni besarnya kebutuhan terhadap fasilitas kesehatan.
Teguh menambahkan, bahwa pergerakan saham dalam sebulan tersebut juga menggambarkan perilaku investor maupun trader yang saat ini lebih berhati-hati. Mereka cenderung memilih saham Perusahaan, dengan strategi yang lebih aman dan terjamin di masa ketidakpastian.
Analis Pasar Modal, Sukarno Alatas sebelumnya mengatakan, bahwa di tengah ketidakpastian akan vaksin, pandemi Covid-19 menjadi tidak jelas kapan akan tuntas. Karena itu, prioritas masyarakat akan tertuju bagaimana menjaga kesehatan keluarga, sehingga produk layanan kesehatan akan menjadi pilihan pertama dibanding konsumsi lainnya. Karena itu, emiten kesehatan seperti SILO, diyakini akan memiliki kinerja positif dalam jangka panjang.
Sukarno menyebut, sektor kesehatan masih menarik karena merupakan segmen bisnis yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi, sektor RS menghasilkan pendapatan berulang (recurring income-red) bagi SILO. Kinerja emiten kesehatan, juga didorong oleh kebijakan pembebasan bea masuk yang akan membuat bahan baku obat dan peralatan medis impor menjadi lebih murah.
“Disaat kondisi kesadaran kesehatan dan antisipasi masyarakat terhadap Virus Corona meningkat, seharusnya sektor kesehatan bisa diuntungkan. Maka, ada peluang kinerjanya bisa lebih baik. Untuk jangka panjang, pasti positif,” ucap Sukarno. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here