Menkopolhukam RI Kunjungi Marinir

16
Bidik 86, Jakarta
Menkopolhukam RI kunjungi Marinir. Kedatangan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polhukam RI) Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, SH, SU, MIP, disambut dengan jajar kehormatan oleh ribuan Prajurit Petarung Kormar dengan menaiki Kendaraan Tempur (Ranpur) jenis BTR 4 yang didampingi langsung Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han), dari pintu gerbang Ksatrian Hartono, menuju Gedung Gada Pasukan Marinir (Pasmar) 1, Rabu (29/07/20).
Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) tersebut, Menkopolhukam RI menyaksikan demonstrasi kemampuan Prajurit Petarung yang digelar di lapangan Apel Brigadir Infanteri (Brigif) 1 Mar, dilanjut dengan inspeksi material tempur Kormar dan Tour Facility. Disamping itu, Menkopolhukam juga mengunjungi Markas Detasemen Jalamangkara (Denjaka). Di Markas Pasukan Anti Teror Aspek Laut tersebut, Menkopolhukam disuguhi atraksi pembebasan sandera yang diskenariokan berada di offshore. Terjun bebas, fast rope, penjinakan bom, stabo, dakiserbu serta static show, merupakan demonstrasi yang diperagakan.
Kepada media, Menkopolhukam RI menyampaikan rasa besar hatinya, karena Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya TNI Angkatan Laut (AL), mempunyai Pasukan Khusus Anti Teror yang mempunyai kemampuan teknik yang didukung oleh peralatan yang cukup memadai.
“Yang terpenting adalah mereka mempunyai semangat berjuang yang tinggi untuk mempertahankan kelangsungan Negara RI yang diraih kemerdekaannya dengan susah payah dan kita tinggal mewarisi dengan menikmatinya. Tanggung jawab kita sebagai anak bangsa bagaimana menjaga kemerdekaan, kedaulatan, kemakmuran, serta memajukan berdasarkan fungsi masing-masing,” ujarnya.
“Di era reformasi ini, Hankam harus diletakkan dalam bingkai perlindungan HAM yang sudah masuk dalam UU dan juga sudah dijadikan bekal bagi Prajurit TNI dalam melaksanakan tugasnya. Hari ini saya melihat bahwa Prajurit TNI sudah mempunyai buku saku tentang tata cara melaksanakan pertempuran sesuai dengan hukum humaniter internasional. Jangan ada lagi kecurigaan bahwa militer anti Hak Asasi,” tegasnya.
Pada acara kunjungan tersebut, hadir antara lain Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Joni Supriyanto, Pejabat Utama (PJU) Kemenkopolhukam, Kementrian Pertahanan (Kemenhan), Markas Besar (Mabes) TNI, Mabes TNI AL serta Kormar. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here