Mensos Susuri Pantura, Pastikan Korban Banjir Tertangani dengan Baik

34
MB86, Pekalongan
Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara, menyusuri Pantai Utara (Pantuta) Pulau Jawa, untuk memastikan daerah-daerah terdampak banjir ditangani dengan baik. Mensos memulai perjalanan dari Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kab. Pemalang dan berakhir di Kab. Karawang.
“Di sini ada sekitar 1.700 pengungsi, saya kira ini jumlah yang cukup besar. Oleh karena itu, saya kemari ingin melihat bagaimana penanganan yang diberikan kepada para pengungsi,” ujar Mensos, saat mengunjungi lokasi pengungsian, di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Rabu (26/02/20).
Daerah Pantura Jawa yang terendam banjir, sebagaimana disebut Mensos, meliputi Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan dan Kab. Pemalang, di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), serta Kab. Karawang di Prov. Jawa Barat (Jabar).
“Kita tangani semua, selama ada pengungsi, pasti Kementerian Sosial (Kemensos) akan tangani. Dari sini, kita rencananya juga ke Kab. Pekalongan, lanjut lagi ke Pemalang, terus ke Karawang, yang terakhir Karawang, kan juga cukup parah banjirnya di sana,” terang Mensos.
Tiba dilokasi pertama, Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Mensos langsung menunjukkan perhatiannya kepada anak-anak korban banjir, dengan menghampiri Pos Komando Layanan Dukungan Psikososial (Posko LDP).
Dihadapan anak-anak, Mensos mengajak mereka bernyanyi, bahkan berjoget bersama Tim LDP yang mengenakan kostum _cosplay_. Hal ini tak pelak berhasil menciptakan riuh rendah tawa dan tepuk tangan anak-anak di pengungsian.
“Tadi juga kita lihat sama-sama, bagaimana anak-anak yang terdampak kita berikan LDP supaya mereka tidak trauma, tidak merasa cemas, tetap kita perhatikan, karena mereka kan anak-anak yang mungkin belum terlalu ngerti juga, kenapa dia harus ada di sini,” tutur Mensos.
Usai menghibur anak-anak, Mensos meninjau dapur umum lapangan dan Posko Pengungsian. Mensos memotivasi dan mendorong mereka agar tetap semangat selama tinggal untuk sementara waktu di pengungsian.
Hal yang sama juga dilakukan Mensos dihalaman Pabrik Tekstil Dupantex, Kab. Pekalongan, yang dijadikan sebagai lokasi kunjungan berikutnya. Dalam pernyataannya, Mensos mengaku hadir mewakili Pemerintah Pusat untuk ikut bertanggungjawab dalam menanggung beban yang ditimbulkan pasca bencana banjir.
“Saya hadir di sini, melihat satu lagi tempat yang dijadikan sebagai lokasi pengungsian akibat pemukiman diterjang banjir. Kami dari Kemensos, mewakili Pemerintah Pusat, intinya kami ikut bertanggungjawab menanggung beban saudara-saudara kita, korban terdampak banjir yang ada di Pekalongan,” ungkap Mensos kembali.
Dalam kunjungannya, Mensos di dampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dan Wakil Bupati (Wabup), Arini Harimurti, serta Komandan Distrik Militer (Dandim) 07/10 Pekalongan, Letnan Kolonel (Letkol) Arfan Johan Wihananto.
Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengatakan, bahwa hujan ekstrem beberapa hari yang lalu, merendam hampir seluruh pemukiman di daerah Pekalongan dan sekitarnya. Ia menyebut, hal ini disebabkan aliran sungai yang kotor, tersumbat dan tidak langsung mengarah ke laut.
“Kita sudah tahu anatominya, mengapa terjadi banjir di hampir semua pemukiman, tadi baru saja kita diperintah oleh Gubernur, untuk normalisasi saluran, sudah kita lakukan, sungai-sungai kita bersihkan untuk memperlancar arus,” jelasnya.
Adapun titik kunjungan berikutnya, merupakan area pemukiman yang masih tergenang air setinggi lutut di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kab. Pemalang.
Mensos beserta rombongan turun ke lokasi banjir, berinteraksi dengan warga, sekaligus menyerahkan langsung bantuan alat kebersihan.
Selanjutnya, Mensos bergerak ke Kerawang. Didampingi Bupati Karawang, Hj. dr. Cellica Nurrachadiana, Mensos meninjau Ds. Karangligar, Kec. Telukjambe, yang masih tergenang air. Dengan menggunakan perahu karet, Mensos menyusuri jalanan Desa yang tergenang air setinggi orang dewasa, untuk melihat kondisi pemukiman warga.
Bantuan dari Kemensos
Mensos Ari, begitu sapaan akrabnya, mengatakan bahwa pihaknya dari Kemensos, membawa bantuan-bantuan tambahan senilai total Rp1,5 milyar lebih.
Bantuan yang diberikan Kemensos terdiri dari 600 paket makanan siap saji A, B, C, D, 300 paket makanan anak, 500 paket lauk pauk, 4.800 bungkus _mie instant_, 35 lembar tenda gulung, 16 unit _velbed_, 25 buah kasur, 2 buah tenda serbaguna keluarga, 50 paket _family kit_, 50 paket _kids ware_, 50 paket _foodware_, 50 paket peralatan dapur keluarga, 100 lembar selimut dan 100 paket sandang.
Bantuan-bantuan tersebut diberikan kepada daerah-daerah Pantura Jawa, masing-masing Kota dan Kab. Pekalongan, Kab. Pemalang, serta Kab. Karawang.
Alokasi bantuan yang disalurkan untuk Kota Pekalongan, terdiri dari beras reguler sebesar Rp700.910.000, 1000 paket alat kebersihan sebesar Rp198.000.000, logistik tahap 1 sebesar Rp30.235.000 dan logistik tahap 2 sebesar Rp296.623.294.
Adapun alokasi bantuan untuk Kab. Pekalongan, terdiri dari logistik tahap 1 sebesar Rp28.313.760, logistik tahap 2 sebesar Rp296.623.294 dan beras reguler sebanyak Rp9.816.340.
Sedangkan alokasi bantuan untuk Kab. Pemalang, terdiri dari logistik tahap 1 sebesar Rp23.867.300 dan logistik tahap 2 senilai Rp296.623.294.
Terakhir, total alokasi bantuan yang disalurkan untuk Kab. Karawang, sebesar Rp290.122.784, dengan rincian logistik tahap 1 sebesar Rp38.184.000 dan logistik tahap 2 sebesar Rp251.938.784.
Selain itu, adapula bantuan dari Bank Negara Indonesia (BNI) kepada korban banjir berupa selimut, kasur dan karpet.
“Tadi ada juga teman-teman dari BNI yang menyalurkan bantuannya, terima kasih buat BNI, sudah berpartisipasi dalam penanganan bencana banjir ini. Mudah-mudahan bermanfa’at untuk seluruh korban terdampak,” kata Mensos.
Mensos menyampaikan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar yang diperlukan pengungsi.
“Sejauh ini, saya kira penanganannya sudah cukup baik, tapi tentunya kita akan terus berkoordinasi dengan Pemda, prinsipnya kita siap mendukung apapun yang kita bisa kita kirim, kita dukung,” pungkasnya. (Red)
Narahubung:
Kemensos RI, Humas Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here