Munaslub ABUJAPI, Kabaharkam Polri Himbau Ta’ati AD/ART yang Disepakati

17
Bidik 86, Jakarta
Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar Musyawarah Nasional Luar Basa (Munaslub) khusus perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-1, pada tanggal 26-28 Agustus 2020 di The Tribrata Jakarta.
Menurut Ketua Umum (Ketum) ABUJAPI, Agoes Dermawan, Munaslub ini merupakan Munaslub khusus terkait perubahan AD/ART ABUJAPI.
“Munaslub ini untuk menyempurnakan AD/ART Organisasi tahun 2019-2024 guna memaksimalkan peran Organisasi,” paparnya, Selasa (26/08/20).
Agoes menambahkan, bahwa Munaslub yang bertema “Dengan Munaslub 2020 Kita Tingkatkan Soliditas dan Sinergitas ABUJAPI” ini, membahas perubahan beberapa Pasal antara lain berkaitan historis, batas usia Ketua dan lain sebagainya.
Selain Munaslub, Agoes menambahkan, juga akan menggelar kegiatan Rapimnas ke-1 yang diisi dengan talk show dengan tema “ABUJAPI Outlook-Bisnis Jasa Pengamanan di Era dan Pasca Pandemi”.
Agoes berharap, setelah diselenggarakannya Munaslub ini, ke depan ABUJAPI harus lebih solid, membangun sinergi antar seluruh Badan Pengurus Pusat (BPP) dan Badan Pengurus Daerah (BPD), sehingga memberikan nilai manfa’at bagi Anggota ABUJAPI.
Menurut Agoes, industri jasa pengamanan ini hadir memberikan sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, selain tentunya membantu Kepolisian dalam menciptakan pengamanan di Indonesia.
Agoes menjelaskan, jasa pengamanan adalah salah satu industri yang menyerap tenaga kerja cukup besar. Menurut data Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), jumlah Satuan Pengamanan (Satpam) ada 5 juta Satpam, data ABUJAPI ada 1,6 juta Satpam. Sementara 650 ribu Satpam tercatat di Markas Besar (Mabes) dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).
”Jumlah pastinya hanya Tuhan yang tahu,” ucapnya.
Sementara itu, estimasi pendapatan dari sektor jasa pengamanan per bulan sebanyak Rp4.2 triliun, jika dikali dalam setahun mencapai Rp50.4 triliun. Dalam situasi ekonomi yang terpukul karena pandemi, industri ini menjadi tolak punggung menjaga asset Perusahaan.
“Karena itu, peran ABUJAPI di jasa Security harus bergerak cepat mengambil peluang mengahadapi keadaaan tersebut,” kata Agoes.
“Mari Pengurus bersatu padu untuk meluangkan usaha ini menjadi handal, profesional, jujur dan bermartabat. Karena objek usaha kita adalah SDM yang kita banggakan. ABUJAPI harus amanah, ABUJAPI harus kuat, Satpam harus bermartabat,” tutupnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indoneia (Kabaharkam Polri), Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Agus Andrianto, yang dibacakan oleh Direktur Pembinaan Potensi Masyarakat Korp Pembinaan Masyarakat (Dirbinpotmas Korbinmas) Baharkam Polri, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Edy Murbowo menjelaskan, bahwa tugas pokok ABUJAPI adalah meningkatkan wawasan usaha menciptakan persaingan yang sehat, menumbuhkembangkan profesionalisme usaha para Anggotanya.
Agus dalam teks pidatonya menjelaskan, bahwa tugas ABUJAPI lainnya adalah untuk menumbuhkembangkan nilai dan etika dan tanggung jawab dalam berusaha, memberdayakan Sumber Daya Organisasi (SDO) dan melaksanakan standarisasi, sertifikasi yang terkait jasa pengamanan.
“Setelah mencermati, tujuan tugas ABUJAPI itu sangat mulia, oleh sebab itu, para Pengurus dapat menjalankan roda Organisasi secara amanah dan professional. AD/ART yang disepakati bersama melalui Munas merupakan pedoman dasar yang dipatuhi oleh BPP dan BPD,” jelasnya.
Agus menjelaskan, bahwa kepatuhan dan keta’aan terhadap AD/ART ini menjadi penting, agar tidak terjadi konflik kepentingan.
“Setiap terjadi konflik, diselesaiakan dengan mekanisme yang disepakati yang berlaku dalam Organisasi,” tegasnya.
Agus berharap, Munaslub ini bisa berjalan sesuai mekanisme yang telah diatur dan disepakati tentang kehadiran dan pengambilan keputusan sesuai dengan kuorum yang disepakati, jika melalui musyarwarah dan mufakat tidak ada keputusan, maka diambil berdasar suara terbanyak.
“Semoga Munaslub ini dapat menghasilkan keputusan bersama berdasarkan musyarawah mufakat yang selanjutnya akan menjadi pedoman bersama dalam menjalankan Organisasi,” tuturnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here