Naas, Niat Hindari Jalan Berlubang Seorang Pelajar Malah Meninggal Dunia

37
MB86, Kebumen
Bermaksud menghindari lubang dan memilih jalan yang rata, TM justru terjatuh saat berangkat ke Sekolahnya di Sekolah Menengah Atas (SMA) Pius Bakti Utama Gombong, Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu, (26/2/20).
Pada saat terjatuh, melintas pula kendaraan yang melaju, sehingga tak terelakkan dirinya terlindas dan tewas seketika.
Berdasarkan kesaksian warga, pemotor melaju dengan kecepatan sedang, namun karena menghindari lubang, mungkin terpeleset sehingga jatuh.
Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort (Kasatlantas Polres) Kebumen, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muh. Rikha Zulkarnain, sudah meminta pihak terkait.
“Kami sudah sampaikan dalam hal ini Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, yang bertanggungjawab pada jalan nasional tersebut, untuk cek lokasi dan melaksanakan penutupan yang berlubang,” pintanya.
Terkait kecelakaan seorang Pelajar tadi pagi, Rikha menghimbau pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan.
“Kami mohon seluruh masyarakat selalu berhati-hati di jalan, utamakan keselamatan pribadi maupun pengendara lain dengan menta’ati rambu dan marka, memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan, serta selalu persiapkan diri dan kendaraan sebaik mungkin sebelum bepergian,” harapnya.
Kepala Polsek (Kapolsek) Gombong, AKP. Triwarso beserta Anggotanya, berinisiatif menutup lubang jalan yang ada di wilayahnya.
“Upaya kami lakukan pengurugan jalan ini, supaya mengurangi tingkat kecelakaan para pengguna jalan, terutama pengguna motor,” tutur AKP. Triwarso, pada hari Rabu (26/02/20).
“Pengurugan jalan berlubang dilakukan dengan adukan semen yang sudah dicampur dengan pasir, di Jl. Yos Sudarso Gombong. Mengingat ini jalur nasional, arus lalu lintas (lalin) utama dan tingkat penggunaannya sangat tinggi,” katanya.
Kapolsek Gombong juga berharap kepada pihak terkait, untuk segera melakukan perbaikan jalan terutama di jalan-jalan nasional tersebut.
Kapolsek Sruweng, AKP. Tri Sudjarwadi beserta Anggota dan masyarakat yang peduli keselamatan lalin, telah melakukan kegiatan preventif berupa pemberian tanda silang dan lingkaran pada lubang di jalan, dengan menggunakan cat warna putih, mulai Toko Handayani/Home Industri Lanting Bumbu sampai dengan Simpang Lima Sruweng.
“Diharapkan dengan diberikan tanda dengan warna yang terang, pengguna jalan, khususnya pemotor, bisa melakukan antisipasi dan menghindari lubang sehingga terhindar dari kecelakaan,” katanya.
Selain melakukan pemberian tanda, Polsek Sruweng juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, agar dilakukan penambalan pada jalan. Dari hasil koordinasi di dapatkan jawaban, bahwa penambalan/perbaikan jalan akan mulai dilaksanakan mulai hari Jum’at besok.
Kepala Polres (Kapolres) Kebumen, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dr. Rudy Cahya Kurniawan, melalui Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Inspektur Polisi Satu (Iptu) Tugiman, menghimbau kepada masyarakat untuk ekstra waspada saat melintasi ruas jalan yang berlubang, apalagi saat turun hujan karena lubang tertutup genangan air.
“Kurangi kecepatan dan pastikan lampu penerangan utama kendaraan menyala terang, terlebih saat hujan dan malam hari,” himbau Iptu Tugiman. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here