NPC dan CDC El-Sharq Teken MoU di Bidang Riset Soal Palestina

25
Bidik 86, Jakarta
Nusantara Palestina Center (NPC) melakukan penandatanganan Nota Kesefahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Center for Dialogue and Civilization (CDC) El-Sharq di bidang riset dan pengkajian soal Pelestina.
Tanda tangan MoU ini dilakukan oleh Direktur Pelaksana NPC, Ihsan Zainuddin dengan Direktur CDC El-Sharq, Muhammad Anas, bertempat di Kantor Pusat NPC, di Jalan H. M. Ali, Kramat Jati, Jakarta, Senin (20/07/20).
Menurut Ihsan Zainuddin, penandatanganan MoU ini merupakan usaha NPC untuk menjadi lembaga filantropis berbasis riset dan pengkajian. Selain itu, Ihsan juga mengekspresikan kegembiraannya atas kerjasama riset dan pengkajian dengan CDC El-Sharq.
“Semoga kerjasama ini dapat menjadikan NPC sebagai referensi untuk data-data ke-Palestina-an, disamping NPC sebagai lembaga charity yang konsen memberikan bantuan dan advokasi kepada masyarakat dan bangsa Palestina. Saya mewakili NPC sangat senang dapat bekerjasama dengan sebuah lembaga riset yang merupakan sebuah keinginan NPC sejak awal,” terang Ihsan dalam mukadimahnya.
Sementara Direktur CDC El-Sharq, Muhammad Anas, mengungkapkan tiga faktor yang membuat isu Palestina terus-menerus menjadi perhatian dunia Islam dan Internasional. Tiga faktor itu diantaranya adalah soal faktor tabi’at kesucian dan keberkahan bumi Palestina dalam Islam (the Sanctity of Palestine in early Islam), tabi’at permusuhan idelologis dan histroris antara Palestina dan Israel, serta tabi’at sekutu Barat-Zionisme, untuk melemahkan umat Islam langsung melalui jantung dunia Islam yakni Palestina.
“Ada tiga faktor yang membuat permasalahan Palestina menjadi permasalahan yang terus menyibukkan dunia, yaitu faktor tabi’at kesucian dan keberkahan bumi Palestina, tabi’at permusuhan idelologis dan histroris serta tabi’at sekutu Barat-Zionisme, untuk melemahkan umat Islam langsung dari jantung dunia Islam yaitu Palestina,” ungkapnya.
Belum lama ini NPC menerbitkan sebuah buku dengan judul “Peran Ulama dan Lembaga Keagamaan Dalam Pandemi Covid-19.” Buku dengan jumlah halaman 130 halaman itu mendapat respon luar biasa dari masyarakat, ditandai dengan banyaknya request atau permintaan publik akan buku ini.
Buku ini berisi 20 karya terbaik anak-anak bangsa Indonesia yang belajar di Negara-negara kawasan Timur Tengah dan semoga buku ini menjadi pustaka acuan bagi bangsa Indonesia menuju Indonesia yang adil, makmur dan berperadaban.
Terbitnya buku ini di tengah-tengah publik masyarakat Indonesia, menjadi fakta kuat bahwa NPC mendukung keberkemajuan dunia pendidikan. Mengingat selain aksi sosial, tagline atau slogan NPC adalah education atau berkiprah di dunia pendidikan.
Diketahui, hadirnya NPC di Palestina mengambil peran penting dalam mengadvokasi masalah-masalah kemanusiaan di Palestina. Hingga saat ini NPC telah banyak mengatasi berbagai variabel masalah-masalah humanity dan sebagai mediator, juga fasilitator NGO Indonesia dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, Palestina. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here