ORI Zoom Meeting bersama Kabaharkam Polri dan Kasatgas Covid-19

14

Bidik 86, Jakarta

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) hari ini, Jum’at (28/08/20) melakukan zoom meeting bersama Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kabaharkam Polri), Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Agus Andrianto, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Letnan Jenderal Tentara Nasional Indonesia (Letjen TNI) Doni Monardo dan Deputi Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Dr. Eriadi.
Meeting Zoom sendiri, membahas hasil kajian singkat ORI mengenai pelaksanaan tugas rutin Polri di masa pandemi, dalam percepatan penanganan Covid-19.
Dr. Ninik Rahayu (Anggota ORI) selaku Pimpinan rapat mengatakan, bahwa hasil kajian singkat yang dilakukan ORI terhadap pelaksanaan tugas rutin Polri di masa pandemi dalam percepatan penanganan Covid-19, memiliki sejumlah poin penting.
“Kami akan terus memantau, sejauh mana perbaikan-perbaikan dan sejauh mana implementasi saran yang telah disampaikan sebelumnya,” buka Dr. Ninik.
Lebih lanjut Dr. Ninik mengatakan, bahwa lembaganya akan menunggu informasi ter-update dari Penegak Hukum (Gakkum) dalam proses perbaikan pelayanan selama pandemi.
Masih menurut Dr. Ninik, ORI sejak bulan April 2020 telah membuka Pos Komando (Posko) pengaduan Dalam Jaringan (Daring) Covid-19.
“Terkait keamanan laporannya paling sedikit, kebanyakan laporan masyarakat yang masuk terkait penegakkan aturan PSBB, penegakkan hukum kepada masyarakat yang tidak memenuhi protokol kesehatan,” jelas Dr. Ninik.
ORI juga menyoroti masalah overload tahanan.
“Perlu kebijakan, kerjasama dan koordinasi antar Lembaga, utamanyaa koordinasi dengan BNN, karena jumlah tahanan paling banyak adalah tahanan kasus Narkoba,” pungkas Dr. Ninik.
Sementara itu Kasatgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, menyampaikan apresiasi kepada ORI dalam memberikan saran dan masukan kepada Polri.
“Kami apresiasi, sehingga temuan yang bersifat positif bisa lebih ditingkatkan, yang kurang optimal dapat lebih ditingkatkan, agar percepatan penanganan Covid-19 dapat lebih maksimal,” ujar Letjen TNI Doni Monardo.
Letjen TNI Doni Monardo juga memberi masukan, agar Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Kepala Kepolisian Resort (Kapolres), untuk mengoptimalkan peran dan kualitas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), baik secara infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) dan mekanisme kegiatan dalam pengamanan masyarakat di tengah pandemi.
Letjen TNI Doni Monardo, juga mengapresiasi peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Bintara Pembina Masyarakata (Babinsa) dalam percepatan penanganan Covid-19.
“Bhabhinkamtimbas dan Babinsa sangat membantu sosialisasi, edukasi dan edukasi, dalam percepatan penanganan Covid-19,” papar Letjen TNI Doni Monardo.
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto selaku Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Aman Nusa II 2020 menyampaikan, bahwa Polri sangat terbuka dan menerima semua saran dan masukan dari ORI.
“Polri sangat terbuka terkait temuan dan saran perbaikan, apalagi terkait pelayanan kepada masyarakat,” ujar Komjen Pol Agus.
Komjen Pol Agus menambahkan, bahwa sejak Maret 2020, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Idham Aziz, telah menerbitkan maklumat untuk membatasi kegiatan masyarakat, begitu juga Satgas yang ada, semuanya merupakan satu Komando dari pusat.
“Semua tugas yang dilakukan oleh Satgas di Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah tugas satu Komando dari pusat,” ucap Komjen Pol Agus.
Lebih lanjut Komjen Pol Agus mengatakan, bahwa para Kapolda, Kapolres dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek), di dorong untuk mengembangkan Kampung Tangguh Nusantara (KTN).
Dengan adanya KTN, diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang tangguh, baik itu tangguh kesehatan, tangguh keamanan, tangguh SDM, tangguh pangan dan tangguh informasi untuk mencegah hoax.
“Dengan pemanfa’atan lahan kosong atau lahan tidur menjadi lahan produktif, diharapkan dapat mencegah kelangkaan pangan akibat pandemi seperti yang diprediksi oleh FAO,” jelas Komjen Pol Agus.
Komjen Pol Agus juga menegaskan, bahwa Polri berkomitmen mendukung langkah Pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19, baik dari kesehatan, ekonomi dan keamanan masyakat.
“Polri mendukung penuh, kami juga menerima usulan Bapak Doni Monardo untuk optimalisasi Satpol PP,” singkat Komjen Pol Agus.
Deputi Kemenko Polhukam RI, Brigjen Pol Dr. Eriadi, juga mengapresiasi saran dan masukan dari ORI terkait kinerja Gakkum, khususnya mengenai tahanan selama pandemi.
“Kami akan sampaikan kepada K/L dan kebijakan-kebijakan yang bertentangan akan kami evaluasi,” tutup Brigjen Pol Eriadi. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here