Ormas PP dan PSHT Bentrok, 4 Kendaraan Ludes Dibakar Massa

36
MB86, Kota Bekasi
Di tengah pendemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), dua Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kota Bekasi saling serang. Diketahui, bentrokan terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bintara, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) pada Kamis (21/05/20) petang.⁣
Akibat bentrokan tersebut, sempat menutup akses jalan utama penghubung antara Kota Bekasi dengan Jakarta.⁣
Pantauan di lapangan, akses Jl. I Gusti Ngurah Rai sudah dapat dilalui pengendara. Selain itu juga, Petugas keamanan dengan dilengkapi senjata laras panjang masih melakukan penjagaan di lokasi bentrokan.⁣
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Wijonarko menyebut, bentrokan berawal adanya permasalahan pada Kamis (21/05/20) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, antara Ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Permasalahan tersebut sudah diselesaikan kedua belah pihak, korban dan pelaku sudah sepakat dan berdamai.⁣
“Tapi kenyataanya, jam 17.00 WIB, dari Ormas PSHT mendatangi lokasi Jl. I Gusti Ngurah Rai, kemudian kita tindaklanjuti dan mereka sebagian kita bawa ke Polsek, untuk mediasi dan terjadi kesepakatan kembali antara kedua belah pihak, dalam hal ini unsur Pimpinan Ormas PP dan PSHT,” Kata Kombes Pol Wijonarko kepada Wartawan, Kamis (21/05/20).⁣
Namun disaat bersamaan, kata Wijonarko, di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Bintara, kembali terjadi keributan antara massa Ormas PP dengan PSHT.⁣
“Tidak ada korban jiwa ataupun luka, namun 4 kendaraan yang sedang terparkir, dibakar oleh massa,” jelas Wijonarko.⁣
Selain 4 kendaraan yang dibakar, terlihat 1 warung makan dan 1 Pos Komando (Posko) Ormas PP dirusak massa.⁣
“Situasi sudah terkendali, tapi kita tetap monitor situasi perkembangan di masyarakat, agar situasi ini cepat selesai dan kondusif,” terangnya.⁣
Sisa-sisa bentrokan seperti batu, kayu hingga pecahan kaca, masih berserakan di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Bintara, Kota Bekasi.⁣ (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here