Peduli Sarana Belajar Mengaji, Satgas 411/Pdw Kostrad, Gelar Karya Bhakti di Rumah Mengaji

24
MB86, Merauke
Salah satu wujud kepeduliannya
dengan sarana belajar di perbatasan Republik Indonesia-Papua New Guinea (RI-PNG), Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Satgas Pamtas Yonif MR) 411/Pandawa (Pdw) Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Pos Komando Taktis (Kotis), melaksanakan Karya Bhakti pengecatan dinding di Pondok Mengaji Al-Kahfi, Kampung Sipias, Distrik Eligobel, Kabupaten Merauke, Papua.
Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos, M.Han, dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Kamis(16/04/20).
Dansatgas mengungkapkan, pada hari Kamis(16/04/20) pagi, 6 Personil Pos Kotis dipimpin Kopral Dua (Kopda) Yasin Asari, bersama warga  Kampung Sipias, melaksanakan kegiatan Karya Bhakti pengecatan dinding Pondok Mengaji yang ada di wilayah binaan Pos.
Lanjutnya, kegiatan pengecatan dilaksanakan supaya salah satu tempat belajar mengaji itu menjadi semakin indah dan akan menambah semangat anak-anak yang belajar di tempat tersebut.
“Karya Bhakti yang dilaksanakan bersama-sama dengan warga, juga salah satu wujud nyata kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap sarana belajar yang ada di perbatasan, dengan harapan Pondok Mengaji yang akan menjadi tempat menuntut ilmu bagi anak-anak, menjadi lebih indah dan mampu melahirkan generasi muda islam yang cerdas,” ucapnya.
Sambungnya, melalui kegiatan Karya Bhakti ini, juga sekaligus membangun semangat gotong-royong, kebersamaan dalam menjaga dan mempererat tali silaturahmi guna memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat yang sudah terbina dengan baik selama ini.
Sementara itu, Bapak Hudi (49) salah satu pengajar di rumah mengaji yang turut ikut dalam Karya Bhakti, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, telah peduli dengan sarana belajar khususnya ilmu agama bagi anak-anak diperbatasan RI-PNG.
“Pondok Mengaji Al-Kahfi ini dibangun secara gotong-royong oleh masyarakat Kp. Sipias, dengan tujuan menjadi tempat belajar bagi anak-anak dalam mengaji, kami senang sekali rasanya diberi bantuan cat kayu yang akan semakin membuatnya menjadi lebih indah,” ucapnya. (Red)
Sumber
Lettu Asep Saepudin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here