Pembalak Kayu Sono Illegal di Siang Bolong Akhirnya Ditangkap Petugas

7
Bidik 86, Madiun
Pembalak Kayu Sono berinisial P, ditangkap Petugas di hutan perbatasan antara Desa Ketandan dan Ds. Tileng, Rabu (28/10/20) siang.
Disaat P sedang mengangkut Kayu Sono dengan sepeda motor miliknya, P langsung ditangkap oleh Petugas dan dibawa ke Kantor Perusahaan Umum (Perum) Perhutani, guna dimintai keterangan. Berdasarkan informasi, Petugas pun berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) di rumah P, sebanyak 7 batang Kayu Sono.
Saat berhasil menemui keluarga P (istrinya, red) di Dukuh Dawuan, Ds. Ketandan, Kecamatan Dagangan, kepada Pewarta Bidik 86 mengatakan, bahwa suaminya sebenarnya telah bekerjasama dengan Mantri Hutan yang bernama Harmadi.
“Kepada Petugas Hutan tersebut, bahkan suami saya sering kasih uang sebesar Rp150.000,- setiap sehabis kirim Kayu Sono,” terang sang istri.
Berdasarkan keterangan tersebut, awak media Bidik 86 pun mendatangi Mantri Hutan, Harmadi, di Ds. Sebagai, Kec. Dagangan. Saat berhasil dikonfirmasi, Harmadi mengatakan, jika dirinya tidak pernah mengenal P.
Warga masyarakat pun berharap kepada Penegak Hukum (Gakum), agar apinya juga ditindaklanjuti.
“Jangan asapnya saja, karena disitu juga pasti ada Pengepulnya,” harap salah seorang warga yang enggan dipublikasikan identitasnya. (Andri Somo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here