Pembangunan Dana Kelurahan Jua-Jua Tak Gunakan Papan Proyek, Ini Menurut PPWI OKI

5
Bidik 86, OKI
Menanggapi adanya pengerjaan pembangunan dana Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), yang pengerjaannya diduga tidak menggunakan papan proyek.
“PPWI OKI sangat menyayangkan hal tersebut, seharusnya pihak pengelola sudah faham tentang SOP penggunaan Anggaran Negara, yang tanpa diminta atau diberitahupun harus mencantumkan papan proyek sebelum pengerjaan, apalagi diwaktu pengerjaan maka itu wajib, agar publik mengetahui pengelolaan dari anggaran yang dikelola pembangunan tersebut,” ujar Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) OKI, M. Abbas Umar, melalui Sekretaris-nya Agung Jepriansyah, di Kayu Agung, Senin, (09/11/20).
Selanjutnya masih kata Agung, di Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) Nomor 14 tahun 2008, bahwa sangat pentingnya informasi, setiap orang berhak untuk memperoleh informasi yang bersifat menggunakan Keuangan Negara, harus terbuka secara umum, tanpa ada yang disembunyikan.
“Lantas, jika di dalam suatu pengerjaan proyek pembangunan tidak menggunakan papan keterangan waktu pengerjaan dan berapa angggarannya, bagaimana masyarakat bisa mengetahui informasi dari pengerjaan bangunan tersebut,” ungkap Agung, yang merupakan peraih Penghargaan Sertifikat Award PPWI Nasional pertama di Sumsel.
“Menyimak pemberitaan yang ada terkait dugaan pengelolaan bukan dari warga daerah di sekitar, harusnya pihak Kecamatan kepada Kelurahan, dapat berkomunikasi dengan baik dan bersikap bijak, dengan memberikan kesempatan mempekerjakan warga di sekitar, bukan malah terkesan arogansi mengoper alih ke pihak luar, dengan berbagai tudingan layaknya sedang melakukan sayembara, siapa cepat dan berani besar, dia dapat” lanjutnya.
“Saya menyakini, apabila pembangunan dari proyek dana Kelurahan di Kec. Kayu Agung dikerjakan oleh warga yang berdomisili di tempat tersebut, maka mutu dan kualitas dari pembangunan bisa dijamin, pihak Kecamatan maupun Kelurahan tidak usah khawatir. Asumsinya, jika yang mengerjakan merupakan penduduk berdomisili di tempat tersebut, maka tipis kemungkinan untuk berbuat curang, apalagi masyarakat di daerah tersebut turut diikutsertakan bekerja dan mengawasi,” imbuh Agung.
Ditambahkan Agung, selain hal di atas, sisi positif lain dengan mempekerjakan warga yang di sekitar tempat tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi pengangguran. (Red)
Referensi:
1. https://www.pewarta-se.com/2020/11/08/pengerjaan-dana-kelurahan-di-kecamatan-kayu-agung-diduga-tidak-menggunakan-papan-proyek/
2. https://www.infoberitakorupsi.com/pengerjaan-dana-kelurahan-di-kecamatan-kayu-agung-diduga-tidak-menggunakan-papan-proyek/
3. http://www.jurnalpolisi.id/pengerjaan-dana-kelurahan-di-kecamatan-kayu-agung-diduga-tidak-menggunakan-papan-proyek/
4. http://www.agoeshendriyanto.com/2020/11/pengerjaan-dana-kelurahan-di-kecamatan.html?m=1
5. https://www.beritaistana.id/berita/berita-berita/https-beritaistana-id/pengerjaan-dana-kelurahan-di-kecamatan-kayu-agung-diduga-tidak-menggunakan-papan-proyek/
6. https://pewarta.co/news/nasional/pengerjaan-dana-kelurahan-di-kayu-agung-diduga-tidak-menggunakan-plang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here