Penusuk Syekh Ali Jaber Alami Gangguan Jiwa sejak 2016

12
Bidik 86, Lampung
Polisi menemukan fakta baru terkait kasus penusukan terhadap yang dilakukan seorang pemuda bernama Alpin Adrian (24) terhadap pendakwah, Syekh Ali Jaber.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Kabid Humas Polda) Lampung, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Zahwani Pandra Arsyaari, hasil pemeriksaan yang dilakukan Penyidik Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota (Satreskrim Polresta) Bandar Lampung, dugaan motif tersangka Alpin melakukan tindakan tersebut lantaran terbayang-bayang dengan wajah Syekh Ali Jaber.
Kepada Penyidik, pemuda ini mengaku sering melihat Syekh Ali Jaber di Televisi (Tv).
“Pemeriksaan dari tersangka tadi malam, dalam pengakuannya dia itu rasanya merasa sering melihat di Tv, itu aja. Sehingga dia merasa terbayang-bayangi wujud atau fisik Syekh Ali Jaber, sehingga dia melakukan tindakan tersebut. Itu yang ada di alam fikiran dia,” ungkap Pandra, saat dihubungi, Senin (14/09/20).
“Makanya ini harus sesuai dong, antara fakta yang terjadi maupun dari keterangan tersangka, kan harus sesuai,” imbuhnya.
Sementara itu, Pandra menyampaikan, bahwa pihaknya pun telah berencana melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan tersangka. Pasalnya, dari keterangan orang tua tersangka, pemuda berusia 24 tahun itu mengalami gangguan kejiwaan sejak 2016 silam.
“Tetapi tersangka termasuk BB yang ada sudah diamankan, bahkan tersangka masih ditahan sampai saat ini. Kami tetap akan memproses secara hukum dan tentunya proses secara hukum ini didasari juga dalam keadaan sehat jasmani dan rohani terhadap tersangka,” pungkasnya. (Hendi Suhendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here