Pimpin Anev Ops Aman Nusa II-2020, Kabaharkam Polri: Jangan Sampai Sentra Pelayanan Kepolisian Jadi Cluster Baru

11
Bidik 86, Jakarta
Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kabaharkam Polri), Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Agus Andrianto, pimpin rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Ops Aman Nusa II-Penanganan Corona Virus Deswase 2019 (Covid-19) tahun 2020 melalui Video Conference (Vicon), Jum’at, 04 September 2020.
Anev Ops Aman Nusa II ini diikuti oleh seluruh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) selaku Kepala Operasi Derah (Kaopsda) dan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) selaku Kepala Operasi Resort (Kaopsres) serta Pejabat Operasi Aman Nusa II Pusat di Pusat Pengendalian Krisis Markas Besar (Pusdalsis Mabes) Polri, Jakarta.
Pada kesempatan ini, selaku Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Aman Nusa II-2020, Komjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan adanya fenomena munculnya cluster baru persebaran Covid-19 yang terjadi beberapa bulan terakhir di lingkungan perkantoran.
“Untuk itu, saya ingin menekankan kepada seluruh peserta Vicon yang hadir pada hari ini, untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.
1. Lakukan identifikasi dan mapping daerah-daerah rawan/tempat-tempat keramaian/cluster-cluster baru (lingkungan perkantoran) yang dapat menyebabkan penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing.
2. Pelajari, fahami, pedomani dan laksanakan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 untuk dapat merumuskan langkah-langkah penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.
3. Inventarisir dan identifikasi setiap Anggota Polri yang terdampak Covid-19 serta lakukan langkah-langkah penanganan dengan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) di setiap Markas Komando (Mako) Polri yang melaksanakan pelayanan publik. Jangan sampai justru Kantor Polisi dan pelayanan Polisi yang menjadi cluster baru.
4. Apabila diperlukan, sanksi dalam pelaksanaan pendisiplinan, lakukan secara tegas dan terukur. Hindari tindakan Kepolisian yang bersifat kontra-produktif dan menambah beban masyarakat.
“Tempatkan Personil yang sehat khususnya di lapangan, pastikan Personil tersebut dalam keadaan sehat. Amankan Personil yang memiliki penyakit bawaan dan jangan sampai Kantor Polisi menjadi cluster baru,” tegasnya.
Selain itu, Komjen Pol Agus Andrianto juga mendorong para Kepala Satuan Tugas Daerah (Kasatgasda) agar berperan aktif dalam penanganan dampak Covid-19 baik di sektor kesehatan maupun sektor lainnya, terutama sektor ekonomi.
“‘Gas dan rem-nya agar diatur. Percepatan penanganan Covid-19 penting dan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga penting,” terang Komjen Pol Agus Andrianto, mengutip arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu di depan para Gubernur secara virtual.
Terkait pemulihan ekonomi, Komjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan, dalam arahan kepada Gubernur, Presiden menyampaikan baru ada dua Provinsi yang pertumbuhan ekonominya positif: Papua dan Papua Barat. Presiden menginginkan agar dilakukan percepatan belanja modal, barang dan jasa, untuk menghindari resensi ekonomi. Oleh karena itu, perlu langkah extraordinary, bukan cara biasa.
“Contoh ada dugaan Bansos, Polri langsung klrafikasi memanggil, memeriksa. Bukan berarti Polri itu mentolerir pidana, tapi Polri harus memberikan pendampingan,” tutur Komjen Pol Agus Andrianto memberi contoh.
Sebelum mengakhiri arahannya, Komjen Pol Agus Andrianto mengingatkan kepada para Kapolda dan Kapolres (Kasatgasda dan Kasatgasres) agar selalu menjaga sense of crisis.
“Kekuasaan dan kekuatan yang dititipkan Allah swt kepada kita sekalian, hendaknya kita bisa gunakan disaat krisis ini untuk membantu masyarakat, sehingga apa yang kita kerjakan dapat memberikan kontribusi dalam percepatan penanganan Covid-19 dan dapat sebagai penopang ekonomi nasional,” tandasnya.
Terakhir, Komjen Pol Agus Andrianto sekali lagi menekankan, agar Personil Polri khususnya yang di lapangan, menjadi prioritas untuk tidak terpapar dan tidak memapar kepada yang lain, sehingga lini-lini pelayanan Polri dapat berjalan optimal.
“Saya juga mengharapkan kepada setiap Pimpinan yang ada di kewilayahan, untuk tetap memotivasi Anggota dalam setiap pelaksanaan tugasnya, tidak mengendurkan segala upaya penanganan Covid-19 di lapangan dan tetap utamakan keselamatan Anggota kita yang melaksanakan tugas di lapangan,” tutup Komjen Pol Agus Andrianto. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here