Presiden Berbelasungkawa atas Wafatnya Tenaga Medis yang Tangani Pasien Corona

41
MB86, Jakarta
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya sejumlah Dokter, Perawat dan tenaga medis, yang menangani pasien positif Virus Corona atau Covid-19. Presiden juga mengapresiasi perjuangan dan dedikasi mereka.
“Saya ingin menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam, belasungkawa yang dalam atas berpulangnya Dokter, Perawat dan tenaga medis, yang telah berpulang ke haribaan Allah swt. Mereka telah berdedikasi dan berjuang sekuat tenaga dalam rangka menangani Virus Corona ini,” kata Presiden, dalam keterangan Pers di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, pada Senin, 23 Maret 2020.
“Atas nama Pemerintah, Negara dan rakyat, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas kerja keras beliau-beliau, atas perjuangan beliau-beliau, dalam rangka mendedikasikan dalam penanganan Corona Virus Desease (Covid-19),” imbuhnya.
Disamping itu, Presiden juga mengatakan bahwa Pemerintah akan segera mengalokasikan insentif bagi para tenaga medis yang berjuang di tengah pandemi Corona ini. Hal tersebut telah dikoordinasikan dan ditetapkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu).
“Kemarin kita telah rapat dan telah diputuskan, telah dihitung oleh Menkeu, bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis,” jelasnya.
Adapun besaran insentif yang akan diterima oleh para tenaga medis, yaitu untuk Dokter Spesialis sebesar Rp15 juta, Dokter Umum dan Dokter Gigi sebesar Rp10 juta, Bidan dan Perawat sebesar Rp7,5 juta dan tenaga medis lainnya sebesar Rp5 juta. Selain insentif bulanan, Pemerintah juga akan memberikan santunan bagi tenaga medis yang wafat di daerah tanggap darurat.
“Kemudian juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp300 juta dan ini hanya berlaku untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat,” tandasnya. (Red)
Sumber:
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here