Puslatpurmar 7 Lampon Antar Perawatan Kesehatan Pelaku Sejarah Pengangkatan Jenazah Korban G30S/PKI

19
Bidik 86, Banyuwangi
Dengan semangat jiwa korsa sebagai wujud kepedulian terhadap senior, Prajurit Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, melaksanakan pengantaran perawatan kesehatan Pembantu Letnan Dua Korps Komando (Pelda KKO) Purn. Evert Julius Ven Kandouw di Rumah Sakit (RS) Al-Huda Genteng, Banyuwangi, Senin (27/07/20).
Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw adalah Prajurit
dari pasukan Kompi Intai Para Amfibi (Kipam) yang ditugaskan oleh KKO Angkatan Laut (AL) dalam pengangkatan jenazah pahlawan revolusi yang dibuang di sumur tua Lubang Buaya, Jakarta Timur (Jaktim), dalam peristiwa G30S tahun 1965 di bawah Komando Mayor Jenderal (Mayjen) Hartono. Kipam saat ini telah berubah menjadi Batalyon Intai Para Amfibi (Taifib).
G30S (dalam dokumen Pemerintah tertulis Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia, sering disingkat G30S/PKI), Gerakan September Tiga Puluh (Gestapu) atau juga Gerakan Satu Oktober (Gestok) adalah sebuah peristiwa yang terjadi selewat malam, pada tanggal 30 September sampai awal bulan selanjutnya (01 Oktober) tahun 1965, ketika tujuh Perwira Tinggi (Pati) militer Indonesia beserta beberapa orang yang lain dibunuh dalam suatu usaha kudeta.
Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandouw, kini telah menikmati kehidupan pensiun dan tinggal di Desa Sumber Waras, Muncar, Banyuwangi, saat ini sedang menderita sakit asam urat dan keretakan tulang lutut kaki kiri, diakibatkan jatuh dari kamar mandi. Pada saat beliau masih dalam keadaan sehat selalu berpesan kepada generasi muda, agar kejadian G30S/PKI tidak terulang lagi, jadilah Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Marinir yang berjiwa korsa tinggi dan dapat diandalkan.
“Pengantaran perawatan kesehatan ke RS Al-Huda Genteng oleh Anggota kesehatan Puslatpurmar 7 Lampon ini, adalah bentuk loyalitas kepada pendahulu kami dan ungkapan terima kasih atas jasa-jasa beliau. Dengan kepedulian para generasi penerus ini, semoga dapat menambah semangat beliau untuk pulih dan dapat beraktifitas kembali,” terang Komandan Puslatpurmar 7 Lampon, Letnan Kolonel (Letkol) Mar Dodik Eko Siswanto. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here