Saber Pungli Reskrim Polres Sergai OTT Oknum Petugas BPN

3
Bidik 86, Sergai
Satuan Bersih Pungutan Liar Reserse Kriminal (Saber Pungli Reskrim) Polres Sergai, Operasi Tangkap Tangan (OTT) Oknum Petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (13/10/20) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sergai, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Robin Simatupang, didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Pandu Winata, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag Humas) AKP Sopiyan, Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Inspektur Polisi Dua (Kanit Tipikor Ipda) Edward Sidauruk, Rabu (14/10/20), dalam Konferensi Persnya.
Tersangka yang OTT, Bahar Muharram (26), Asisten Surveyor Kadaster Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN Kab. Sergai, domisili di Dusun IX, Jalan Veteran Pasar VII, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kab. Deli Serdang.
Sedangkan korbannya, Aldi Gunawan (26), Dsn. I, Jl. Protokol, Ds. Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Sergai.
Kapolres mengungkapkan kronologi kejadian, bahwa pada bulan Maret 2020, korban melakukan pengurusan pembuatan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah dari surat dasar Surat Keterangan Tanah (SKT) dan Notaris, untuk dibuatkan menjadi 34 Sertifikat.
Bahwa dalam hal kepengurusan 34 Sertifikat tersebut, korban sudah memberikan biaya dengan total keseluruhan Rp53.800.000,- kepada Petugas BPN Kab. Sergai, setelah uang diserahkan ternyata pembuatan Sertifikat sebanyak 34 persil, sampai dengan sekarang belum ada yang selesai.
Selanjutnya Petugas ATR/BPN Kab. Sergai kembali menghubungi korban dan meminta biaya pengukuran sebesar Rp4 juta.
Dengan banyaknya biaya yang dikeluarkan oleh korban dalam hal pembuatan Sertifikat, selanjutnya Petugas Kepolisian melakukan pengintaian terhadap kerja Pegawai/Petugas ATR/BPN yang terlibat dalam pengurusan Sertifikat korban.
Dan pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2020, Petugas menerima informasi tentang adanya pemberian uang pengukuran terhadap Petugas Ukur Kantor ATR/BPN Kab. Sergai.
Setelah menerima informasi tersebut, Petugas Kepolisian melakukan pengintaian disekitar Kantor ATR/BPN Kab. Sergai dan benar pada hari Selasa, 13 Oktober 2020, sekitar pukul 10.00 WIB, team melihat korban datang ke Kantor ATR/BPN Kab. Sergai dan langsung menuju halaman belakang Kantor ATR/BPN Kab. Sergai, disitu terjadi transaksi pemberian uang oleh korban kepada Petugas Ukur Kantor ATR/BPN Kab. Sergai.
“Melihat hal tersebut, team langsung melakukan penangkapan terhadap Petugas Ukur Kantor ATR/BPN dan turut mengamankan korban dan sejumlah uang yang diberikan oleh korban kepada Petugas Ukur Kantor ATR/BPN Kab. Sergai,” ungkap Kapolres.
Barang Bukti (BB) yang diamankan dari tersangka, uang Rp4 juta, 1 buah tas kecil warna hitam dan 1 buah handphone (hp).
“Modus tersangka melakukan pengutipan uang pengukuran tanah pembuatan Sertifikat oleh Petugas Ukur Kantor ATR/BPN Kab. Sergai. Tersangka dijerat Pasal 12 huruf e UU RI No. 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001, tentang Tipikor, penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 20 tahun, denda minimal Rp200 juta, maksimal Rp1 miliar,” pungkas Kapolres. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here