‘Spiderman’ Cilacap Panjat Tembok Curi Uang Tunai 

22
MB86, Kebumen
Tokoh ‘Spiderman’ dalam sebuah perfilman biasa menceritakan tentang seorang pahlawan yang mengenakan kostum laba-laba pandai memanjat tembok dan menolong banyak manusia.
Namun hal itu berbeda di Kebumen. Ilmu memanjat tembok yang identik dengan tokoh Spiderman justru melakukan aksi kejahatan pencurian.
Tersangka RA (20) warga Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), harus berurusan dengan Kepolisian Resor (Polres) Kebumen, karena diduga melakukan pencurian di rumah warga Desa Bejiruyung, Kec. Sempor, Kebumen.
Saat melakukan aksinya, tersangka bak ‘Spiderman’, memanjat dinding tembok pagar dan rumah yang berdekatan, selanjutnya menuruninya pelan-pelan tanpa suara.
Kepala Polres (Kapolres) Kebumen, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, aksi pencurian dilakukan pada hari Selasa (21/04/20) sekira pukul 02.00 WIB beberapa waktu lalu.
“Setelah berhasil masuk rumah, tersangka masuk ke dalam kamar mengambil uang tunai 1 juta rupiah di dalam tas. Saat itu korban tengah tertidur dengan anaknya di dalam kamar. Selanjutnya tersangka keluar dari pintu jendela,” kata AKBP. Rudy, saat Pers Conferense pada Sabtu (25/04/20).
Tersangka beberapa hari sebelumnya kejadian sering bermain dan menginap di rumah tetangga korban di Ds. Bejiruyung.
Tersangka juga telah memetakan kondisi wilayah tersebut, serta memantau rumah korban yang dihuni oleh dua orang, karena suami korban menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Luar Negeri.
Tersangka berhasil ditangkap Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Reskrim Polsek) Sempor, pada hari Kamis (23/04/20) dari hasil penyelidikan (lidik) di lapangan.
Tersangka telah mengakui perbuatannya mencuri uang tunai milik korban.
“Tersangka ini pengangguran. Memiliki kebiasaan minum-minuman keras. Pengakuannya, tersangka ini sering mencuri di warung-warung milik warga,” terangnya.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) 3e dan 5e Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman 7 tahun penjara. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here