Tenaga Kesehatan Dibutuhkan, Polri Bikin Jalur Khusus untuk Penerimaan Perawat dan Bidan

32
MB86, Pontianak
Pencegahan terhadap virus Covid-19 di Indonesia, harus dilakukan dengan keseriusan. Pencegahan juga dilakukan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam pelaksaan penerimaan Anggota di tahun 2020. Terhitung tanggal 23 Maret, secara resmi diundur sampai tanggal 06 april 2020.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Karo SDM Polda Kalbar), Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Dirin, melalui Kepala Bagian Pengendalian Personil (Kabag Dalpers), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Nurdin menerangkan, penundaan tersebut dalam rangka antisipasi penyebaran Virus Corona, sehingga untuk mengurangi kerumunan massa yang begitu banyak. Sebagaimana data tahun lalu, peserta seleksi Anggota Polri tahun 2019 kurang lebih mencapai 4000 peserta.
“Mengingat setiap tahunnya calon pendaftar itu ribuan orang, maka Polri memutuskan untuk menunda dan akan menjadwalkan ulang seleksi penerimaan di tahun 2020 ini,” ucapnya, Sabtu (28/03/20) dalam keterangan tertulis.
Nurdin melanjutkan, untuk pendaftaran online sampai saat ini masih dapat dilaksanakan. Hanya saja jadwal verifikasi akan dilakukan penjadwalan ulang.
Sebagai informasi, pada tahun ini Polri secara khusus akan mengutamakan tenaga kesehatan melalui seleksi Bintara Kompetensi Khusus Perawat dan Bidan. Bahkan untuk klasifikasi ini dapat melaksanakan verifikasi.
“Tenaga kesehatan sangat dibutuhkan pada saat ini, sehingga khusus Bintara Kompetensi khusus  Perawat dan Bidan, calon peserta yang sudah melaksanakan pendaftaran online dapat melaksanakan verifikasi di Kepolisian Resor (Polres) dimana yang bersangkutan tinggal,” jelasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here