Tindaklanjuti Ultimatum Presiden, Kapolri Siap Sikat Penyeleweng Dana Covid-19

24
Bidik 86, Jakarta
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Aparat Penegak Hukum (Gakum) untuk ‘menggigit’ Oknum Pejabat yang nekat korupsi di tengah pandemi Corona. Jokowi tak ingin anggaran penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) sebesar Rp677,2 triliun disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Idham Azis menegaskan, siap menjalankan instruksi Presiden Jokowi, untuk menindak tegas siapapun pihak yang berani menyelewengkan dana yang digelontorkan Pemerintah untuk membantu perekonomian warga di tengah pandemi Covid-19.
“Ya, dalam situasi dan kondisi pandemi seperti ini, apabila ada yang menyalahgunakan angaran penanganan Covid-19, maka Polri tidak pernah ragu untuk ‘sikat’ dan memproses pidana,” kata Idham dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (15/06/20).
Bahkan Idham mengungkapkan, bahwa Korps Bhayangkara telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) di bawah Komando Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Listyo Sigit Prabowo. Tim tersebut tidak akan segan-segan menindak Oknum yang menyalahgunakan dana yang dikhususkan bagi rakyat itu.
“Polri sudah membentuk Satgas khusus di bawah kendali Kabareskrim,” ujar Idham.
Jenderal bintang empat ini  mengingatkan semua pihak, jangan sampai menyalahgunakan kelonggaran aturan dana Covid-19 dengan tujuan memperkaya diri.
“Presiden sudah mempermudah proses pencairan dana Covid-19. Awas, siapa saja yang ingin  bermain curang, akan saya sikat. Hukumannya sangat berat,” tandas mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya ini. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here