Walau Tangannya Dipatuk Ular, Bripda Armanjas Tri Baskara Tetap Evakuasi Korban Banjir Hingga Tak Sadarkan Diri

68
MB86, Karawang
Kejadian naas akibat gigitan ular berbisa menimpa salah seorang Petugas Search And Rescue Brigade Mobil (SAR  Brimob) Kompi C Pelopor Purwakarta, saat mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Kampung Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Selasa malam (25/02/2020).
Diketahui Anggota yang dipatuk ular tersebut, bernama Brigadir Polisi Dua (Bripda) Armanjas Tri Baskara, sebagai Anggota Tim SAR Brimob Purwakarta. Armanjas dipatuk ular ditangan kirinya, saat sedang melakukan evakuasi korban banjir dan akibat gigitan tersebut menurut Anjas, dirinya merasakan keram dipergelangan tangan.
Walaupun sadar korban kena gigitan ular berbisa, namun dirinya tak menghiraukan dan terus fokus mengevakuasi alias lebih mengutamakan evakuasi penyelamatan warga, ketimbang keselamatan jiwanya akibat kena gigitan ular.
Usai mengevakuasi warga, dirinya langsung melapor ke Komandan Peleton (Danton) 5, Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) Gugun Gunawan, bahwa dirinya dipatuk ular, selanjutnya oleh Danton di arahkan untuk minta diobati di Poliklinik Ds Karangligar.
Walau sudah ditangani Poliklinik Ds. Karangligar, namun kondisi Armanjas malah kritis hingga tak sadarkan diri dan sebelumnya mengalami muntah-muntah.
“Saat sedang ditangani Tim Medis dari Poliklinik setempat, saudara Bripda Armanjas setelah mengalami muntah-muntah, sempat  mengalami tak sadarkan diri,” ujar Inspektur Polisi Satu (Iptu) Sajak Utomo, selaku Komandan Kompi (Danki) Brimob Kompi C Pelopor Purwakarta, pada Rabu (26/02/2020).
Karena kondisi Armanjas semakin kritis, atas kesigapan Petugas medis dan rekan-rekan Korps Brimob yang cepat tanggap, dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Swasta di Karawang, dengan menggunakan Mobil Ranger Kepolisian Sektor (Polsek) Telukjambe Barat.
Namun tujuan ke RS pertama disayangkan tidak ada Serum Anti Bisa Ular dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Karawang, dengan penanganan yang cepat dan tepat akhirnya Bripda Armanjas dapat terselamatkan dan segera diberi Inject Serum Anti Bisa Ular.
“Untuk saat ini kondisi Bripda Armanjas sudah cukup membaik dan diperlukan istirahat sementara di RSUD Karawang,” kata Sajak.
Masih kata Sajak, ” Saya ucapkan banyak terima kasih ke semua pihak yang telah membantu menyelamatkan Bripda Armanjas,” pungkasnya. (Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here